Skip to main content
x
Ketua tim penggerak PKK Kotamobagu ny Rinda Gaib Mokoginta SE.M.Ec.Dev mengunjugi stand penjualan gerakan pangan murah, di alun-alun Bokihotimbang

Diserbu Warga, GPM Mandiri Bukti Keseriusan Pemkot Kotamobagu Tekan Harga Pangan

Kotamobagu,WartaPrima.com— Bukan sekadar seremonial. Pemerintah Kota Kotamobagu menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Mandiri, yang langsung diserbu warga sejak dibuka di Alun-alun Boki Hontinimbang, Senin, 12/01/2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Kotamobagu bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Kotamobagu, sebagai bagian dari rangkaian launching Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Kotamobagu.
GPM Mandiri dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, hingga Rabu (14/01/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Sejak pagi hari, ribuan warga memadati lokasi kegiatan, hingga menyebabkan sejumlah komoditas pangan strategis ludes terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam. Fakta ini menegaskan bahwa akses terhadap pangan murah masih menjadi kebutuhan mendesak di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.

Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, menegaskan bahwa GPM Mandiri bukan agenda simbolik, melainkan langkah konkret pemerintah bersama TP-PKK dalam membantu masyarakat.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini adalah kontribusi nyata TP-PKK dalam menyukseskan rangkaian HUT ke-116 Kota Kotamobagu,” tegasnya.

Dalam GPM Mandiri tersebut, berbagai komoditas pangan dijual jauh di bawah harga pasar, antara lain beras SPHP Rp11.400 per kilogram (500 kg), minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter (120 liter), serta gula pasir Rp16.000 per kilogram (50 kg).

Selain itu, tersedia bawang putih Rp32.000 per kilogram (25 kg), bawang merah Rp36.000 per kilogram (25 kg), cabai rawit Rp20.000 per kilogram (35 kg), serta telur ayam Rp2.200 per butir (300 butir). Seluruh komoditas tersebut habis terjual dalam waktu singkat.

Melalui pelaksanaan GPM Mandiri ini, Pemerintah Kota Kotamobagu kembali menegaskan komitmennya untuk menekan inflasi daerah, melindungi daya beli masyarakat, serta memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau, khususnya menjelang puncak perayaan HUT ke-116 Kota Kotamobagu.**(Bams/*)