Skip to main content
x
lapas

Dukung 13 Program Akselerasi, Kalapas Perempuan Bengkulu Turun Langsung Panen Pakcoy Bersama Warga Binaan

Bengkulu - Di bawah langit mendung yang bersahabat tampak semangat Kalapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, bersama jajaran turun langsung ke kebun hidroponik untuk memanen pakcoy hijau segar yang tumbuh subur berkat ketekunan warga binaan, Rabu (1/10).

Panen kali ini bukan sekadar aktivitas pertanian rutin. Lebih dari itu, ini adalah wujud konkret komitmen Lapas Perempuan Bengkulu dalam mendukung 13 Program Akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sekaligus selaras dengan visi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya diajak untuk beraktivitas positif, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang berguna setelah mereka kembali ke masyarakat,” jelas Kalapas Suci Winarsih di sela-sela kegiatan panen.

Program pertanian hidroponik ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang dijalankan di dalam lapas. Dengan sistem tanam tanpa tanah yang efisien dan ramah lingkungan, warga binaan dilatih untuk mengelola tanaman secara higienis dan berorientasi pada hasil berkualitas.

Tidak hanya memanen hasil, para warga binaan juga memanen kepercayaan diri, harapan, dan bekal masa depan. Proses pembinaan seperti ini menjadi bukti bahwa lapas bukanlah akhir segalanya, melainkan ruang pembinaan, pemberdayaan, dan transformasi diri.

Melalui kegiatan seperti ini, Lapas Perempuan Bengkulu terus menegaskan perannya sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga aktif menciptakan peluang perubahan positif bagi setiap warga binaan.