Skip to main content
x
daerah
Kegiatan Pelatihan Bimtek

Gusril Pausi Berharap Kepada Tenaga SLRT Mendapatkan Data yang Valid

Kaur, Wartaprima.com - Bimbingan Teknis (BIMTEK) dan Sistim Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) dan puskesos dilakukan di Gedung Boarding School (BSC), Kamis (13/09/2018).

Menghadirkan narasumber dari Direktorat Pelayanan Sosial Perorangan, Keluarga Kelembagaan Masyarakat, Ditjen Pemnerdayaan Sosial RI pada Kementerian Sosial RI. 

SLRT merupakan layanan  membantu dan mengindifikasi  kebutuhan masyarakat miskin dan rentan daftar penerima program dari pemerintahan pusat,  provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan ini di lakukan selama dua hari yang akan diikuti oleh tenaga TKSK dari 15 kecamatan di kabupaten Kaur. 

Kegiatan SLRT, dihadiri langsung oleh Bupati Kaur Gusril Pausi, Kabag Humas Kemensos RI, Dr Salahudin Yahya, perwakilan Bappenda Kaur, Kepala Dinsos Kabupaten Kaur Sidarmin Tetap, Fasilitator SLRT dan Pekerja Sosial 
Kabupaten Kaur.

Bupati Kabupaten Kaur Gusril Pausi  menyampaikan, berharap kepada tenaga SLRT  ini mendapatkan data yang akurat, masyarakat miskin di Kabupaten Kaur. Data yang akurat dan valid sangat dibutuhkan dalam perencanaan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Kaur kedepannya. 

Adapun Kepala dinas sosial Kabupaten Kaur Sidarmin Tetap,  menyampaikan program SLRT ini sebagai intergrasi data  informasi layanan. " Saya  berharap, kedepannya fasilitator harus turun ke untuk memvalidasi data ke rumah tangga sasaran yang lebih akurat dan valid," ujarnya. 

Ia juga menegaskan program ini terintegrasi disetiap OPD yang terkait di Kabupaten Kaur. "Tidak ada nya singkronisasi data masyrakat Penerima Keluraga Harapan (PKH) Kartu Keluarga Sejahtra (KKS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) akan menyulitkan kedepan dengan adanya program SLRT ini  akan dilakukan perbaikan data dan sistem dari beberapa program tersebut. 

Sementara Dr Salahudin Yahya selaku Kabag Humas Kemensos RI menyampai kan program penangan kemiskinan sudah banyak dilakukan pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Namun pendataan masyarkat miskin belum sempurna dan harus dipermuat serta diperbaiki.

" Masih ada masyarakat miskin penerima manfaat belum merasakan program-program sosial yang di kucurkan oleh pemerintahan, namun saya menekan dengan melalui program LSRT  ini pemerintah berharap semua masyarkat miskin dapat menerima manfaat program-program disos tersebut. Mudah-mudahan melalui SLRT ini penanganan masyarakat miskin  tepat sasaran, yang benar-benar miskin yang menerima nya," tutup Salahudin. [Jh]