Dukung Pengendalian TBC, Rutan Bengkulu Hadiri Monev Provinsi Bengkulu 2025
Bengkulu — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bengkulu turut ambil bagian dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan berlangsung selama tiga haridi Hotel Madelin, Kota Bengkulu.
Kegiatan Monev ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari fasilitas kesehatan, lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, dan organisasi mitra yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat. Sementara dari Rutan Bengkulu diwakili oleh Petugas Medis Klinik Pratama, Mimin Andi Wijaya. Hadirnya perwakilan dari Rutan Bengkulu menjadi salah satu bukti komitmen lembaga pemasyarakatan dalam mendukung upaya pengendalian penyakit menular, khususnya tuberkulosis, yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan hunian tertutup seperti rutan dan lapas.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando menyampaikan bahwa program penanggulangan TBC telah menjadi prioritas di lingkungan rutan. Hal ini mengingat tingginya risiko penularan penyakit tersebut di area tertutup dan padat seperti rutan. "Kami menyadari pentingnya deteksi dini, pengobatan, dan edukasi berkelanjutan kepada warga binaan. Melalui kerja sama lintas sektor, kami berharap bisa menekan angka kasus TBC di lingkungan kami," ujar Yulian.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemaparan terkait capaian program TBC di Provinsi Bengkulu selama tahun berjalan, kendala yang dihadapi di lapangan, serta strategi perbaikan yang perlu dilakukan. Selain itu, sesi diskusi kelompok turut diadakan untuk menggali praktik baik (best practice) dari berbagai institusi, termasuk bagaimana pencegahan dan pengobatan TBC di lembaga pemasyarakatan dapat dilakukan secara efektif.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelaporan dan koordinasi, tetapi juga sebagai upaya membangun komitmen bersama menuju eliminasi TBC di Provinsi Bengkulu tahun 2030. Kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan instansi seperti Rutan Bengkulu menjadi sangat penting dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan yang berada di dalam sistem pemasyarakatan.
