Skip to main content
x
Rutan Bengkulu

HUT PIPAS Ke 20 Tahun, Rutan Bengkulu Partisipasi Dalam Ekspedisi Bunga Raflesia Bersama Penasihat Utama PIPAS Anna Reynhard

BENGKULU - Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Wilayah Bengkulu menggelar kegiatan ekspedisi Bunga Rafflesia di dua Kabupaten pada Jum'at (2/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT PIPAS ke-20. Diikuti langsung oleh Penasihat Utama PIPAS Pusat, Ny. Anna Reynhard bersama Ibu-Ibu PIPAS Pusat, didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, Santosa bersama Penasehat Dharma Wanita Pengayoman Ny. Ariek Santosa serta Kepala Divisi Pemasyarakatan Teguh Wibowo bersama Ketua PIPAS Bengkulu Ny. Ita Teguh Wibowo dan sejumlah pengurus beserta anggota PIPAS Daerah Bengkulu, Kepala UPT, serta jajaran Rutan Kelas IIB Bengkulu bersama DWP Rutan Bengkulu.

 

Ekspedisi pertama dimulai dari Bengkulu menuju Desa Kampung Melayu Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong. Perjalanan panjang dimulai untuk menuju lokasi Bunga Rafflesia yang sedang mekar. Bersama peserta ekspedisi lainnya, Anna Reynhard tampak antusias menikmati perjalanan yang menyusuri daerah perbukitan dan perkebunan kopi tersebut. Untuk menuju lokasi sebagian rombongan naik sepeda motor sebagian lagi menggunakan kendaraan roda empat. Namun, kendaraan hanya bisa mengantar sampai ke lokasi perkebunan warga dengan jarak tempuh sekitar 15 menit. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak mendaki dan menuruni punggung bukit terjal. Termasuk menyeberangi 2 sungai, melintasi pinggiran tebing jurang yang mengundang adrenalin tinggi.

 

Setelah kurang lebih 1 jam perjalanan rombongan akhirnya tiba di bibir tebing lokasi. Dimana untuk mencapai titik kumpul knop Rafflesia itu, rombongan harus menuruni jurang dengan kemiringan 80-90 derajat yang dalamnya sekitar 20 meter. Di titik lokasi pertama itu, terlihat 1 bunga Rafflesia mekar dan mulai melayu dengan warga merah kehitaman. Namun, di radius sekitar 50 X 50 meter di badan jurang di pinggir sungai itu tampak ratusan knop bertebaran di 4 penjuru. Ada 7 knop yang besar yang masih dibalut kulit ari berwarna cokelat. Ada juga yang kulit arinya mulai mengelupas hingga calon kelopak bunga raksasa itu terlihat kemerahan.

 

Setelah puas menikmati pesona keindahan Bunga Rafflesia Arnodly di Kabupaten Rejang Lebong, Ekspedisi kemudian dilanjutkan ke lokasi ke dua di Kabupaten Kepahiang tepatnya di desa tebat monok. Meskipun cukup lelah dalam menempuh perjalanan namun rona takjub dari Anna Reynhard nampak terpancar setelah menyaksikan langsung keindahan pesona dari Puspa Langka tersebut.

 

"Ini merupakan pengalaman berharga yang tidak ternilai, kendati harus menaklukan medan yang cukup berat dan melelahkan, semuanya terobati dengan pesona Bunga Rafflesia. Sungguh menakjubkan, Bunga Rafflesia ini merupakan salah satu puspa yang dilindungi yang tidak bisa ditemukan disetiap daerah. Terima kasih kami ucapkan kepada jajaran pengurus PIPAS Bengkulu atas pelaksanaan kegiatan ini," ungkap Anna.

Sementara itu, Ketua DWP Rutan Bengkulu, Fahrennisa yang juga turut dalam ekspedisi mengapresiasi kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan salah momen kebersamaan yang dapat meningkatkan sinergi dan kekompakan. Baik itu PIPAS Pusat, PIPAS Bengkulu maupun Keluarga Besar Kanwil Kemenkumham Bengkulu dan UPT di bawah naungannya. 

"Tentu kita berharap kegiatan ini tidak sekedar sarana rekreasi semata, namun juga sebagai momen kebersamaan dalam memupuk sinergi dan menjaga silahturahmi dengan seluruh jajaran. Baik dari PIPAS Pusat, PIPAS Bengkulu dan seluruh keluarga besar Kemenkumham Bengkulu," pungkas Fahrennisa.