Jalan Rusak Parah, Warga Desa Cugung Langu Keluhkan Akses Transportasi yang Terhambat
Seluma, Warta Prima, Bengkulu, Senin 1 September 2025— Jalan penghubung utama antara Desa Cugung Langu dan Air Melantar, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, mengalami kerusakan parah sejak tahun 2022. Kondisi ini menghambat aktivitas masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian seperti sawit, serta meningkatkan biaya pembangunan desa.
Kepala Desa Cugung Langu mengungkapkan bahwa akses jalan yang rusak menjadi keluhan utama masyarakat. "Kalau musim hujan, mobil double gardan saja bisa meleset. Jalan itu sudah rusak total dan longsor sejak 2022. Badan jalan sepanjang 10 meter hilang terbawa arus," jelasnya.
Masyarakat bersama pemerintah desa sempat melakukan gotong royong dan swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut, termasuk membuat jembatan darurat dan mengalirkan mata air yang merusak jalan. Meski demikian, kerusakan tetap terjadi, terutama di tanjakan menuju dusun yang kondisinya semakin parah.
Kondisi jalan yang buruk ini tidak hanya menghambat transportasi hasil pertanian, tetapi juga berdampak besar terhadap biaya pembangunan desa. "Semua material bangunan seperti pasir dan batu berasal dari luar. Karena jalan rusak, biaya angkut jadi mahal. Tahun ini saja ongkos angkut dari Air Melancar ke desa naik jadi Rp250 ribu," ujarnya.
Terkait hal ini, pemerintah desa telah mengajukan proposal bantuan ke DPR, Bupati Seluma, dan BPBD sejak 2022, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. "Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Kalau belum bisa hotmix, minimal lapen dulu. Jalan ini adalah akses utama keluar masuk desa dan sangat penting untuk kelancaran ekonomi masyarakat," tegas Kepala Desa.
Masyarakat Desa Cugung Langu berharap perhatian dan bantuan segera dari pemerintah kabupaten maupun provinsi agar pembangunan desa tidak terus terhambat. ( Jajang)
