Skip to main content
x
Karutan Bengkulu Farizal Anthony

Kegiatan Supervisi Layanan TI Dari Pusdatin di Ikuti Jajaran Pegawai Rutan Bengkulu

BENGKULU  - Dalam rangka peningkatan layanan teknologi informasi di jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, rabu (25/10) Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Sekretariat Jenderal melalui Kanwil Kemenkumham Bengkulu menggelar Kegiatan Supervisi Layanan Teknologi Informasi dan Training of Trainer (TOT). Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh perwakilan pegawai dari seluruh UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi dalam kota. Dimana Rutan Kelas IIB Bengkulu diwakili oleh JFU Vofi Permata dan Arsuindo Saputra. Sementara UPT luar kota mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui aplikasi zoom. 

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, yang diwakili oleh Kepala Divisi Administrasi, Achmad Brahmantyo Machmud. Turut hadir juga dalam kegiatan pembukaan, Kadiv Keimigrasian, Ramdhani. Dalam sambutannya, Achmad Brahmantyo menegaskan dalam upaya meningkatkan fungsi pelayanan serta transparansi dalam pelaksanaan birokrasi, setiap ASN harus dapat menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan SOP yang berlaku. Untuk itu tentunya diperlukan juga pemahaman dalam penerapan teknologi informasi dalam menyajikan pelayanan yang lebih efisien.

"Dengan meningkatkan pemahaman dan penerapan teknologi informasi di antara seluruh pegawai, diharapkan kualitas layanan dan efisiensi birokrasi akan meningkat secara signifikan. Selain itu, upaya ini akan didukung oleh perkembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan yang berkelanjutan, yang akan menjadikan Kemenkumham sebagai teladan bagi institusi pemerintah lainnya," ujar Achmad Brahmantyo.

Usai acara pembukaan, Tim dari Pusdatin yang dipimpin oleh Kabag Umum dan TU, Marsono  langsung memberikan sosialisasi dan penjelasan terkait teknologi informasi seperti sosialisasi aplikasi bersurat Kemenkumham yang baru yaitu ABE (Administrasi Bersurat Elektronik), sosialisasi mengenai email dinas, penjelasan mengenai tanda tangan elektronik, pengelolaan laman website, hingga tips cara mengoptimalikan jaringan internet di Satuan Kerja masing – masing.

Kegiatan kemudian diisi dengan paparan materi mengenai SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) oleh tim Pusdatin, melalui kegiatan supervisi ini diharapkan bisa diketahui Satker – Satker mana saja yang sudah mengunggah tindak lanjut. Dalam sesi ini disampaikan beberapa hal terkait SPBE seperti peringkat penyelenggaraan SPBE secara nasional, hasil Rakor Dukman (Dukungan Manajemen), Tindak Lanjut Rencana Aksi SPBE, hingga persiapan evaluasi penyelenggaraan SPBE 2024.