Lapas Bengkulu Tingkatkan Produktifitas Warga Binaan, Kalapas Bengkulu Beberkan Hasil Pembinaan
Bengkulu - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIA Bengkulu mendapatkan program pembinaan. Pembinaan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku, profesional, kesehatan jasmani dan rohani Warga Binaan Pemasyarakatan.
Pembinaan kemandirian merupakan pembinaan tahap lanjutan, di mana WBP yang telah selesai pembinaan tahap awal, kemudian mengikuti tahap pembinaan lanjutan berdasarkan hasil sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Pembinaan kemandirian mencakup program pendidikan keterampilan dan bimbingan kerja. Dijelaskan Kalapas Bengkulu Yuniarto didampingi Kasi Giatja Henri Gunawan mengatakan pada aktivitas pembinaan ini, narapidana dikembangkan akan potensi bakat dan minat yang dimiliki.
"Pengembangan ini ditujukan agar narapidana memiliki skill dan lebih mengikuti perkembangan zaman dan dapat diketahui pembinaan kemandirian narapidana dengan tujuan pemasyarakatan," ujarnya.
Selama mengikuti program pembinaan kemandirian, WBP diberikan keterampilan kerja, latihan kerja dan produksi. Lapas menyediakan sarana dan pra sarana bagi WBP untuk menyalurkan minat dan bakatnya sehingga meskipun di dalam Lapas, dapat meningkatkan nilai hidupnya.
Pembinaan kemandirian, bertujuan untuk memberikan kemampuan WBP yang terampil di bidang tertentu, sehingga sebagai bekal untuk kembali hidup di masyarakat ketika selesai menjalani masa pidana. Kegiatan Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas IIA Bengkulu antara lain, Pertanian, Sebagai bentuk keseriusan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu dalam menjaga ketahanan pangan dalam bidang pertanian sekaligus memanfaatkan lahan kosong yang ada, Lapas Bengkulu melalui Seksi Kegiatan Kerja menanam beberapa sayuran dan buah-buahan seperti Anggur, Kangkung, Sawi, Terong, dan lain lain.
"Ada juga steam Kendaraan bermotor, Jasa steam kendaraan ini di kerjakan oleh WBP Lapas Kelas IIA Bengkulu yang menjadi wadah untuk membina dan mendidik WBP.
Dan yang terakhir pangkas Rambut, Lapas Kelas IIA Bengkulu memiliki program pembinaan dalam bidang pangkas rambut," tambahnya.
Program ini memberikan sarana dan prasarana untuk meningkatkan keterampilan warga binaan dalam memotong rambut. Selain untuk bekal keterampilan warga binaan agar memiliki pekerjaan saat sudah selesai menjalani masa hukuman, dan juga program ini dapat menjadi alternatif untuk mengatasi rambut para warga binaan yang kurang rapih.
