Laris Manis, Berkat Demo PKL Untung Dua Kali Lipat
Wartaprima.com - Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa yang tergabung di BEM Nusantara di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Rabu (25/09/19), membawa berkah tersendiri bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL). Banyaknya massa dilihat sebagai peluang bisnis bagi para pedagang. Jadilah samping Gedung DPRD Provinsi berubah menjadi lapak PKL saat demo.
Pedagang kaki lima memang selalu mencari kesempatan agar bisa jualan. Bahkan tanpa rasa takut dan cemas terkena imbasnya, malah suasana demo juga jadi lahan mereka untuk mengais rezeki. Jika warga lain kesal atau menghindar dari lokasi demo, pedagang kaki lima justru senang.
Hal bahagia bercampur cemas tersebut dirasakan oleh salah satu pedagang kaki lima saat demo RUU KPK di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkuli, Yanto sampaan akrabnya salah satu penjual es tebu mengatakan, adanya demo ini penghasilannya meningkat drastis, dan dagangan menjadi laris manis.
"Alhamdullilah yo mba, rezeki tu memang ado-ado bae, ntah itu datang dari mano, dari demo kemarin sampai hari iko laris manis jualan es tebu ambo mbak, kareno mahasiswa yang demo tu pasti kan aus, jadi laku lah dagangan kito, lebih dari hari biasonyo," ujar salah satu pedagang kaki lima, Yanto yang berjualan di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu saat demo berlangsung.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Rudi penjual es teh di area demo di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, bahwa dagangannya saat aksi dua hari ini terjual habis sebelum jam 15.00 WIB.
"Sebenarnya jualan saat demo ini ngeri-ngeri sedap mbak, tapi kebutuhan saya lebih ngeri dari demo ini jadi mau tak mau tetap jualan mbak, alhmdullilah sebelum jam 15.00 WIB dagangan saya sudah habis, biasanya jam 17.00 WIB masih banyak tersisah," ungkapnya dengan syukur.
Sementara itu, dalam aksi demo tersebut tuntutan dari mahasiswa kepada Anggota DPRD Provinsi Bengkulu yakni:
1. Meminta DPR meninjau kembali RUU KPK.
2. Mensterilkan pimpinan dan komisioner.
3. Menyelesaikan konflik yang ada ditubuh KPK dari kepentingan politik.
4. Memutuskan permasalahan KARHUTLA.
5. Menuntut DPRD Provinsi fokus mensejahterakan petani di Provinsi Bengkulu.
Hasil dari pantauan Wartaprima.com dalam aksi demo tersebut berjalan dengan lancar dan damai tidak seperti kemarin sempat terjadi ricuh antara massa dan aparat.
Untuk diketahui, pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi demo tidak hanya es tebu saja tetapi ada juga seperti mie ayam, es jelly, es teh, siomay dan masih banyak PKL lainnya. (QNadifa)

