Salah Satu Penumpang Lion Air JT-610, Warga Timur Indah Kota Bengkulu
Bengkulu, Wartaprima.com - Kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air JT-610 dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu penumpang yang menjadi korban adalah warga Kota Bengkulu, yaitu Julian Tami (26) warga Timur Indah III, Gading Cempaka, Kota Bengkulu.
“ Korban ini ikut dalam pesawat karena habis mengikuti acara di Jakarta, Dia bermaksud untuk kembali bekerja sebagai staff Telkom di Pangkal Pinang, Bangka", demikian disampaikan Selvia, salah seorang teman ibu korban, (29/10/18).
Julian Tami salah seorang korban kecelakaan Lion Air JT-610
Ketika dikonfirmasi alamat rumah korban, Selvia menyatakan bahwa saat ini dirinya dan rombongan sedang menuju ke rumah duka di Timur Indah III, Kecamatan Gading Cempaka. “ Julian Tami adalah alumni SMAN 2 Kota Bengkulu", ungkap Silvia.
Seperti dilansir sebelumnya, pesawat ini tersebut mengangkut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi. Termasuk juga tiga pramugari yang sedang pelatihan dan seorang teknisi. Sebagian besar penumpang adalah pegawai kementerian keuangan.
Pihak Lion Air mengkonfirmasi bahwa pesawat tersebut mengalami kecelakaan setelah lepas landas menuju Pangkal pinang. Pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628”, sekitar Karawang (Jawa Barat).
Dalam penerbangan nahas ini, pesawat dikomandoi Kapten Bhavye Suneja dengan Co Pilot Harvino bersama enam awak kabin. Ada pun identitas awak kabin tersebut antara lain, Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda dan Deny Maula. [Sy]
