Anggaran Hibah Dipangkas, Legislator sebut APBD Hanya Rp 2,9 Triliun
Bengkulu, Wartaprima.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah memverifikasi dana hibah Rp 600 miliar, dari usulan Rp 800 miliar.
Dana hibah yang akan dibahas bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu tersebut bakal sulit disetujui semuanya masuk APBD 2024.
Alasannya, Banggar berencana akan memangkas dana hibah yang tidak masuk prioritas.
Anggota Banggar DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi mengatakan, APBD Provinsi Bengkulu sangat terbatas. Dimana tahun ini saja, APBD hanya sebesar Rp 2,9 triliun.
“Nanti akan kita lihat kebutuhan sesungguhnya. Sebab, anggaran kita sedikit, tahun ini saja anggaran kita cuma Rp 2,9 triliun,” katanya pada Sabtu, (24/6/2023).
Edwar menyampaikan, jika berhitung pada APBD 2023 sebesar Rp 2,9 triliun, anggaran tersebut terbatas. Apalagi soal program prioritas juga akan diutamakan. Seperti dana hibah untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 tetap akan dianggarkan.
“Kalau ada yang prioritas harus kita laksanakan, kita laksanakan. Seperti dana pemilu, itu prioritas. Namun dana hibah yang lain, bisa kita tunda dulu,” jelasnya.
Lebih lanjut dengan peruntukan dana hibah kepada beberapa pihak ini memberikan manfaat dan dapat dipertanggumg jawabkan sesuai peruntukannya.(Adv)
