Skip to main content
x
Bersama Dinsos, Ketua Komisi IV DPRD Edwar Samsi Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Bersama Dinsos, Ketua Komisi IV DPRD Edwar Samsi Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Bengkulu, Wartaprima.com - Peristiwa kebakaran yang meludeskan dua unit rumah di Desa Pungguk Beringang Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang itu terjadi pada Senin 14 Agustus 2023. Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Edwar Samsi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu mengantar bantuan berupa sembako hingga matras ke korban kebakaran di Kepahiang, Rabu (16/8/2023).

Edwar bersama pihak Dinsos Provinsi Bengkulu memberikan bantuan kepada korban kebakaran yakni Hamdan dan Tarmizi. 

"Kemarin kita sudah menganggarkan 17 paket bantuan material untuk korban kebakaran di APBD reguler," ungkap Edwar Samsi.

Lanjut Edwar, dari 17 paket bantuan material ini tidak cukup mengakomodir bantuan material ke korban kebakaran yang ada di Provinsi Bengkulu. Pihaknya bersama Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, hanya dapat membantu berupa sembako, matras, selimut, terpal dan peralatan masak. 

"Nanti kita menggandeng pihak dinsos untuk mencari bantuan dari pihak lain, untuk korban kebakaran seperti material," tutur Edwar. 

Pihaknya berencana akan meminta bantuan dari kawan-kawan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bengkulu. Kemungkinan nanti dana untuk bantuan korban kebakaran bisa melalui Corporate Social Responsibility (CSR). 

"Jadi yang kami lihat saudara-saudara kita (korban Kebakaran, red) ini membutuhkan material, seperti seng, kayu dan semen, itu yang sebetulnya dibutuhkan," jelas Edwar. 

Hanya saja dengan keterbatasan anggaran saat ini, mehanya dapat membantu korban kebakaran berupa sembako, matras, selimut, terpal dan alat masak. 

"Kemarin pihak BPJS Kesehatan meminta proposal. Nanti kita buatkan proposal dan mudah-mudahan mereka bisa membantu," harap Edwar. 

Sementara itu, salah satu korban kebakaran Hamdan Junaidi (45) yang menerima bantuan dari Dinsos Provinsi Bengkulu ini menjelaskan mengucapkan terima kasih atas bantuan dari pihak pemerintah. Namun, ia berharap jika bantuan yang diberikan lebih baik berupa material rumah. lantaran rumahnya dan korban Tarmizi ludes terbakar. 

"Kalau saat ini tidur di garasi rumah, bersama ibu saya, istri dan kedua orang anak saya, karena hanya garasi yang masih bisa digunakan untuk berteduh," kata Hamdan. 

Hamdan juga menjelaskan, ia dan keluarganya harus tidur, berdempetan di garasi yang berukuran 3x5 meter. Sedangkan untuk kebutuhan dapur ia menggunakan ruangan belakang. 

Ia juga menjelaskan, dari kebakaran yang menimpa keluarganya ini, tidak ada barang satupun yang tersisa. "Kalau untuk tidur di rumah keluarga, saya tidak enak karena keluarga juga mau tidur kalau kami rame-rame jadi repot," kata Hamdan. (Adv)