Skip to main content
x
Rutan bengkulu

Puluhan Tahanan Rutan Bengkulu Jalani Sidang Offline, Ini Pesan Karutan

KOTA BENGKULU - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu kembali melakukan pengeluaran terhadap puluhan tahanan pada Selasa (13/06). Total tercatat sebanyak 75 tahanan dikeluarkan. Kepala Rutan, Farizal Antony melalu Kasubsi Pelayanna Tahanan, Medi Ihwandi menjelaskan, proses pengeluaran tahanan tersebut dilakukan guna pelaksanaan persidangan yang akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu dan Pengadilan Negeri (PN) Tais.

"Total ada 75 tahanan yang dikeluarkan, 62 tahanan akan menjalani sidang di PN Bengkulu dan 13 orang di PN Tais. Hal tersebut sudah sesuai berdasarkan surat pemanggilan sidang dari masing-masing pengadilan," ungkap Medi.

Sementara untuk proses pengawalan para tahanan selama proses persidangan lanjut Medi merupakan tanggung jawab penuh dari pihak penahan. Untuk itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak penahan agar proses persidangan berjalan dengan lancar. 

"Pihak rutan hanya memberikan pengawalan apabila ada narapidana yang menjalani sidang, seperti sidang sebagai saksi atau sidang perkara lain. Kebetulan hari ini seluruh warga binaan yang ikut sidang tidak ada yang berstatus narapidana jadi untuk pengawalan dari mulai penjemputan hingga proses sidang dan kembali lagi ke rutan itu menjadi tanggung jawab pihak penahan," tegas Medi.

Selain itu Medi juga menjelaskan lebih lanjut terkait proses pengeluaran tahanan tersebut, dimana menurut Medi pihak rutan hanya akan melakukan proses pengeluaran pada jam kerja dengan surat permohonan pengeluaran yang diterima selambatnya H-2 tanggal sidang. Hal tersebut dilakukan imbuh Medi agar proses pengeluaran tahanan dapat lebih efisien dan tidak mengganggu proses pelayanan lainnya.

"Untuk pengeluaran tahanan guna kepentingan sidang hanya bisa dilakukan pada jam kerja. Kami juga hanya memproses pengeluaran yang suratnya sudah kami terima selambatnya dua hari sebelum proses pengeluaran. Ini kita lakukan agar petugas kita dapat segera menyiapkan berkas administrasi pengeluaran tersebut sehingga lebih efisien dan juga tidak mengganggu proses layanan lainnya," pungkas Medi.