Warung Tuak Berdarah, Seorang Pemuda Tewas Ditusuk
Wartaprima.com - Sabtu, (14/07/18) dini hari sekitar pukul 04.25 WIB, telah terjadi peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan di warung tuak di kawasan tuak Fitri yang berada didalam terminal Betungan.
Dari informasi yang terhimpun, diketahui korban bernama Periansyah Maulana (38), warga Desa Babatan Kecamatan Sukaraja. Sementara terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan tersebut tidak lain adalah temannya Peri (Tomi) bersama dengan bapaknya (SN) dan teman bapaknya Tomi (Red).
Kronologis pembunuhan ini terjadi saat korban bersama dengan Tomi minum tuak di warung Fitri, tidak lama kemudian terjadi keributan antara korban dan Tomi, kemudian Tomi langsung menelpon bapaknya (Sn).
Tak lama kemudian, datanglah (SN) bersama dengan seorang laki-laki menemui korban dan Tomi, laki-laki tanpa identitas tersebut langsung menusuk dada dan ketiak korban, hingga korban bersimbah darah.
Dalam keadaan luka parah korban berlari untuk meminta tolong kepada warga, sekitar 7 m dari TKP korban akhirnya tewas.
Warga yang melintas dan melihat ada laki-laki yang tergeletak dengan tubuh dipenuhi darah langsung menghubungi kepolisian setempat dan tak beberapa lama, korban langsung dibawah ke RSUD M Yunus Bengkulu untuk dilakukan otopsi. Namun, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukannya otopsi dan jenazah dibawa ke rumah duka.
Sampai berita ini diterbitkan, Sat Reskrim Polres Bengkulu masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan ini. [Isfahri]
