Skip to main content
x
Kenpala Dinas Pendidikan Bengkulu Utara Drs. Fahrudin

Kepala Dinas Pendidikan Fahrudin: Ratusan SK PPPK Diperpanjang

Wartaprima.com – Kabar baik dari Pemda Bengkulu Utara (BU). Sekaligus hilal gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru, agaknya kian mendekat. Pasalnya, daerah kini tengah mempersiapkan pembagian SK perpanjangan kedua terhadap PPPK yang hasil seleksi pertama, dalam waktu yang tak lama lagi.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Bengkulu Utara Drs. Fahrudin, saat dikonfirmasi tak menampik rencana itu. Walau pun dia belum mengumbar kapan pastinya.

“Iya, dalam waktu dekat ini (Pembagian SK PPPK Guru). Tinggal persiapan teknis saja,” Fahrudian menuturkan, kemarin.

Birokrat berkumis khas itu menyampaikan, persiapan pembagian SK PPPK perpanjangan guru itu, merupakan konsistensi daerah di sektor kependidikan.

Selain, kini daerah juga masih menunggu persetujuan teknis atau pertek dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) 256 PPPK guru selaku jujugan pengusulan Nomor Induk (NI) PPPK oleh daerah. De, sapa akrabnya, pembagian SK guru itu merupakan salah satu petunjuk Bupati BU, Ir. H. Mian yang menginginkan satuan pendidikan kian maksimal, melaksanakan fungsi-fungsinya untuk mencetak SDM-SDM yang tidak hanya unggul, tapi juga berintegrasi dan kompetitif di tengah ragam tuntutan perkembangan jaman dan teknologi.

Karena itu, terus dia, dukungan positif di sektor pendidikan pun dilakukan dengan realisasi komponen tunjangan hari raya khusus guru yakni 50 persen dari tunjangan yang diterima setiap bulannya. Realisasi anggaran yang telah dibayarkan daerah pada awal-awal Mei itu, rujukannya adalah angka tunjangan profesi guru Triwulan Pertama tahun berjalan. Itu artinya, anggaran yang disalurkan kepada ribuan guru di daerah mencapai Rp 8 miliaran lebih. Hal ini pun tak disangkal De.

“Iya benar, sudah direalisasikan tunjangan itu. Rujukannya TPG triwulan pertama dikali 50 persen atau 50 persen dari TPG. Makanya kami berharap, kinerja di sektor pendidikan ini lebih meningkat, selaras dengan motivasi yang juga meningkat dari pemerintah,” harapnya.

Catatan media ini, anggaran TPG pertriwulannya di daerah ini di rentang Rp 16 hingga Rp 17 miliar.

Tak hanya itu saja, upaya untuk meningkatkan taraf pendapatan lebih dari 1.200 guru dalam program Guru Bantu Daerah (GBD), juga tengah dilakukan Bupati Mian. Maka sejalan dengan manajemen sistem merit terkini, daerah juga melakukan penyelerasan program dengan mengusulkan lebih dari 900 pengadaan ASN di tahun ini yang tinggal menunggu kabar dari pusat. Pasalnya, BKP-SDM sudah mengirimkan usulannya lewat e-formasi pada akhir April lalu.

“Nah untuk rencana seleksi PPPK Guru yang usulannya lebih dari 900 formasi guru, kita juga masih menunggu. Tapi kalau anggarannya, sudah ada. Lewat Dana Alokasi Umum (DAU) earmarking yang tak bisa diganggung gugat,” bebernya.

Bagaimana dengan Surat Perintah Melaksanakan Tugas atau SPMT? pasalnya SPMT menjadi rujukan dimulainya penghitungan gaji pada ASN yang gajinya diperkirakan mencapai Rp 3,5 juta itu. Soal ini, De mengatakan SPMT juga akan menjadi estafet kerja oleh pihaknya, setelah penyerahan SK PPPK yang tengah dalam persiapan untuk dibagikan kepada peserta lulus.

“Itu akan menjadi proses lanjutan,” tuturnya memungkas.

Untuk diketahui, SPMT merupakan ranah dari dinas teknis dalam penerbitannya. SPMT juga menjadi rujukan atau Terhitung Mulai Tanggal (TMT) penggajian ASN yang baru diangkat, pascaterbitnya SK pengangkatan yang menindaklanjuti konfirmasi NI PPPK dari BKN. (Er)