Skip to main content
x
Terima bantuan

Rutan Bengkulu Terima Bantuan Ratusan Alat Tez Urine dan APAR

KOTA BENGKULU - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu kembali menerima bantuan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan ratusan Alat Tes Urine yang merupakan hibah dari Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kabid Yantah Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Alfonsus Wisnu Ardianto kepada Pengelola BMN Rutan Bengkulu, Yodi Werman di Kanwil Kemenkumham Bengkulu pada selasa (13/06) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Rutan, Farizal Antony menjelaskan, adapun jumlah bantuan tes urin yang diterima sebanyak 500 pcs sedangkan untuk APAR menurut Farizal jumlahnya bervariasi dimana ada 6 unit APAR 4 liter dan 17 unit APAR 1 liter.

"Alat tes urin kita terima sebanyak 500 pcs, APAR 4 liter sebanyak 6 unit dan APAR 1 liter sebanyak 17 unit. Semuanya merupakan bantuan hibah dari Dirjenpas yang nantinya akan dipergunakan dalam menunjang tugas dan fungsi pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Bengkulu," ujar Farizal.

Lebih lanjut Farizal juga menjelaskan, tahun lalu pihaknya juga sudah menerima bantuan APAR yang telah dipasang pada 18 titik lokasi rawan kebakaran, yang terdiri dari 6 buah Fire Block Kecil, 14 Buah Fire Block Besar dan 2 buah APAR konvensional.

"Tahun lalu kita juga menerima bantuan APAR dengan jenis yang sama, yakni jenis Fire Blok. APAR jenis ini memang cukup mudah untuk dioperasikan dimana Fire Block ini merupakan jenis APAR yang dapat bekerja secara otomatis dalam memadamkan api saat terjadi kebakaran," ujar Farizal.

Sementara untuk alat tes urine imbuh Farizal nantinya akan digunakan dalam mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika khususnya dalam giat deteksi dini dan dalam giat-giat insidentil lainnya.

"Untuk alat tes urine sendiri akan kita gunakan dalam upaya deteksi dini, seperti kegiatan tes urine bagi narapidana maupun pegawai sebagai bentuk antisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Rutan Kelas IIB Bengkulu," pungkas Karutan.