Pemdes TIK Kuto Lestarikan Adat dan Budaya di Tengah Arus Modernisasi
Wartaprima.com – Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi, Pemerintah Desa TIK Kuto kecamatan Rimbo pengadang kabupaten Lebong menunjukkan komitmennya untuk tetap melestarikan adat dan budaya lokal yang menjadi warisan leluhur.
Kepala Desa Tik Kuto Bustami Menjelaskan pelatihan kesenian tradisional Tari Kejai ini bertujuan untuk menjunjung tinggi adat dan budaya di kalangan generasi muda agar tetap terjaga kelestariannya di zaman modern ini. Proses latihan tari Kejai ini di lakukan 1 Minggu sekali bertepatan di lingkup balai desa tik Kuto.
“Generasi muda adalah harapan pelestari budaya, Tujuan saya memperkenalkan tari kejai , supaya generasi muda tau ini adalah salah satu kesenian daerah kita rejang, untuk latihan nya ada pelatih dari sanggar tari kita undang langsung setiap 1 Minggu sekali." Ungkap Bustami Jumat 16/5/2025
Saat di konfirmasi , Riri Agustin pelatih Tari melalui via telepon mengatakan dirinya sangat mengapresiasi program tersebut. Menurut nya, kegiatan ini sebagai upaya desa dalam mempertahankan budaya Rejang kepada generasi muda.
“Secara pribadi, saya sangat mendukung inisiatif Pj Kades Bustami untuk melestarikan adat budaya rejang. Apalagi di era serba modern ini sangatlah jarang anak-anak muda mau mengikuti kegiatan belajar tari tradisional seperti ini,” kata Riri.
Upaya pelestarian ini mendapat dukungan positif dari warga. Banyak pemuda desa yang kini kembali tertarik mempelajari tarian tradisional serta nilai-nilai adat yang mulai terkikis oleh zaman.
"allhamdulillah sewaktu saya menyampaikan inisiatif untuk melestarikan Tari tradisional ke masyarakat, mereka sangat mendukung dan mengapresiasi untuk kegiatan tersebut."Tambah Bustami
Dengan semangat gotong royong dan cinta budaya, Pemdes Tik Kuto berharap dapat menjadi contoh untuk Desa desa lainnya dalam menjunjung tinggi kelestarian budaya daerah.(M.Fikri Naufal)
