Skip to main content
x
Petugas Rutan Layani Pengunjung Lansia

Pelayanan Prima, Rutan Bengkulu Berikan Kursi Roda Bagi Pengunjung Lansia

BENGKULU - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu kembali melakukan langkah proaktif sebagai upaya peningkatan Pelayanan Berbasis HAM. Rabu (3/1) Rutan Kelas IIB Bengkulu menerima bantuan pinjam pakai tiga unit kursi roda dari Dinas Sosial Provinsi Bengkulu. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Karutan Bengkulu, Farizal Antony. Penerimaan bantuan tersebut mencerminkan komitmen Rutan Kelas IIB Bengkulu dalam memperhatikan kebutuhan dasar para tahanan dengan berfokus pada aspek kemanusiaan. Menurut Farizal Antony, bantuan tiga kursi roda ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi para tahanan yang membutuhkan, terutama yang memiliki keterbatasan fisik.

"Dalam upaya peningkatan pelayanan yang lebih humanis, hari ini kita menerima bantuan pinjam pakai tiga kursi roda dari Dinas Sosial Provinsi Bengkulu. Ini merupakan langkah yang sangat positif bagi kami karena kami dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan tahanan yang membutuhkan perangkat seperti kursi roda," ujar Farizal Antony dengan antusias.

Langkah ini diapresiasi sebagai salah satu upaya penting dalam memastikan bahwa hak asasi manusia setiap individu, termasuk tahanan, tetap terjamin. Keberadaan kursi roda di dalam Rutan Kelas IIB Bengkulu diharapkan dapat membantu tahanan untuk mengakses fasilitas Rutan dengan lebih mudah, serta memberikan akses yang setara terhadap layanan kesehatan. Selain itu Farizal juga mengungkapkan penyediaan kursi roda tersebut tidak hanya diperuntukan bagi tahanan, namun juga untuk masyarakat pengguna layanan.

"Tentunya kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Dinsos Provinsi. Bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama antara Rutan Kelas IIB Bengkulu dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan standar pelayanan yang lebih inklusif dan mendukung terhadap hak asasi manusia. Adanya kolaborasi antara instansi pemerintah dalam mendukung pelayanan berbasis HAM menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap individu, tak terkecuali para tahanan, memiliki akses yang setara terhadap pelayanan yang mereka butuhkan. Dengan adanya tambahan kursi roda tersebut kami juga harap tidak hanya dapat memfasilitasi para warga binaan, namun juga kepada masyarakat ataupun pihak keluarga yang membutuhkan pelayanan khusus," pungkas Farizal.