Sebanyak 22 Warga Binaan Rutan Bengkulu Ikuti Asesmen Resiko
BENGKULU - Hari ini, Senin (21/11) sebanyak 22 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan Asesmen Resiko oleh pihak Pembimbing Kemasyarakatan (PK)
Bapas Kelas II Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan di Masjid At-taubah sekitar pukul 09.00 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Farizal Antony, melalui
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Medi Ihwandi.
"Sesuai dengan surat permintaan kita ke Bapas terkait permohonan Asesmen Resiko, hari ini sebanyak 22 orang WBP mengikuti kegiatan asesmen yang langsung ditangani oleh
PK Bapas Bengkulu," ujar Medi.
Lebih jauh Medi menjelaskan bahwa hasil Asesmen Resiko yang diikuti oleh para WBP nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan untuk pemenuhan hak integrasi WBP bersangkutan.
Ditambahkan oleh Medi, untuk saat ini setiap WBP wajib dilakukan asesmen terlebih dahulu sebelum nantinya diusulkan untuk dilakukan litmas.
"Jadi untuk tahapan awal proses pembinaan, perlu dilakukan asesmen, terkait resiko pengulangan tindak pidana, maupun kebutuhan pembinaannya. Hasil asesmen ini nanti akan
kita gunakan sebagai acuan dalam memberikan hak integrasi dan pembinaannya," pungkas Medi.
