Skip to main content
x
Daerah
Sempat Negatif Swab, 2 Warga Kaur Dinyatakan Positif Covid-19

Sempat Negatif Swab, 2 Warga Kaur Dinyatakan Positif Covid-19

Wartaprima.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 kabupaten kaur kembali merilis warga terpapar Virus Covid19, berdasarkan hasil uji Swab Pcr di palembang ada dua warga kaur kembali dinyatakan Positif terpapar Virus Covid-19,

Sebelumnya warga ini dinyatakan negatif akan tetapi setelah di cek swab ulang menunjukkan positif. Dilakukannya pengecekan ulang ini setelah anaknya dinyatakan positif Virus Covid-19, sedangkan warga yang positif lainnya memang sudah melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Sekda Kaur Nandar Munadi, M.Si mengatakan "Dua orang warga kita yang terpapar Virus Covid-19 adalah suami istri yaitu US(59) Dan AQ (58) yang merupakan warga Kecamatan Kaur Selatan dan memiliki hubungan erat dengan RN (26) yang merupakan anak kandung dari US (59) dan AQ(58). beberapa waktu lalu AQ (58) berdasarkan hasil uji Swab PCR di palembang memang Negatif, akan tetapi setelah dilakukan pengecekan ulang dan dinyatakan Positif. Memang untuk US (59) tidak memiliki riwayat gejala atau Orang tanpa gejala (OTG) sedangkan untu AQ(58) memang sudah diisolasikan di Posko Penanganan percepatan Virus Covid-19 di Mess Lemda Kaur. Sedangkan untuk yang kita kirim Swab ke palembang yaitu 6 kasus sedangkan yang dinyatakan positif ada dua kasus sehingga yang dinyatakan positif untuk kabupaten kaur bertambah menjadi 4 orang".

Terpisah Ketua Pelaksana Tim Gugus Penanganan Virus Covid-19 kabupaten Kaur Ujang Safiri mengatakan "Dengan bertambahnya menjadi 4 orang yang di nyatakan positif Virus Covid-19,tannpa henti-hentinya saya menghimbau untuk masyarakat kaur tolong taati himbauan pemerintah, jangan sampai kita kabupaten kaur lebih banyak lagi warga yang terkena Virus Covid-19,".

"Ayo sama-sama kita saling ingatkan untuk selalu menggunakan masker,dan selalu lakukan phisyical distancing agar penyebaran Virus Covid-19 cepat berlalu,ayo sama-sama kita menjadi patriot dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19,jangan sampai kabupaten kaur melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karna ini pasti berefek ke berbagai sektor kalau PSBB ini di berlakukan," tambah Ujang.