Skip to main content
x
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fitri

Harga Sawit Turun, Legislator Minta Pemda Ambil Langkah

Bengkulu - Akhir-akhir ini petani sawit mengalami kekecewaan yang luar biasa. Pasalnya, buah sawit yang menjadi produk unggulan saat ini mengalami penurunan harga sejak beberapa minggu terakhir.

Dari data Dinas Tanaman Pangan Hortikulturan dan Perkebunan Proviñsi Bengkulu menyebutkan Tandan Buah Sawit (TBS) ditingkat pabrik yaitu Rp. 1.718,63 per kilogram dengan harga tertinggi Rp. 1.966,36 per kilogram dan harga terendah Rp. 1.470,91 per kilogram.

Penyebabnya, penurunan harga sawit harga sawit di sebabkan penurunan penjualan minyak sawit mentah atau CPO pada periode April 2023 lalu ataupun masalah kriris yang terjadi di eropa saat ini.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fitri mengatakan, pemerintah daerah saat ini seharusnya segera mengambil langkah agar penurunan harga sawit tidak terjadi berlarut-larut.

“Ada pengawasan, ada penyuluhan secara peemanen, lalu pemupukan harus ada peningkatàn dan harus ada program program pemerintah dalam mengantisipasi penurunan harga sawit,” jelasnya pada Rabu, (20/6/2023).

Dengan adanya partisipasi Pemda secara langsung, ia menyakini tidak saja harga TBS yang bisa meningkat, tingkat kesejahteraan petani akan lebih terjamin.
“Semenstinya pengawasan harga di tingkat pabrik harus tegas dilakukan penertiban jika memang belum berlaku. Sekarang ini kondisinya demikian dan kedepan diminta ketegasan,” tukasnya. (ADV)