Lapas Perempuan Bengkulu Gelar Skrining Kesehatan IVA Bagi Warga Binaan
Kota Bengkulu - 20 Warga Binaan Lapas Perempuan Bengkulu mendapatkan layanan kesehatan berupa skrining IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) oleh Tim Medis Lapas Perempuan Bengkulu dan Puskesmas Muara Bangkahulu di Klinik Pratama Lapas Perempuan Bengkulu, Sabtu (16/12).
Tim Puskesmas Muara Bangkahulu yang dipimpin oleh Lina Novita, menjelaskan kanker serviks atau kanker leher rahim menempati urutan kedua dalam deretan kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia.
“Deteksi dini kanker serviks lewat pemeriksaan IVA ini dianggap dapat membantu menyelamatkan banyak perempuan karena relatif mudah dilakukan dan hasilnya cepat diperoleh." jelasnya.
Selanjutnya beliau menambahkan "Pemeriksaan IVA dilakukan oleh Tim para medis ini bertujuan sebagai deteksi awal yang ditujukan kepada warga binaan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan meneteskan asam asetat , Teknik ini dinilai terjangkau, mudah, hanya memerlukan alat sederhana, dan hasilnya bisa langsung didapatkan, "ucapnya.
Sementara itu, Kalapas Gayatri Rachmi Rilowati melalui Kasubsi Perawatan Larassati Puspita menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berupa deteksi dini kemungkinan kanker serviks atau kanker leher rahim ada pada warga binaan perempuan yang ada dan segera dapat diatasi bersama
Selanjutnya dia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk layanan prima di bidang kesehatan
“Ini sebagai bentuk antisipasi, agar seluruh WBP bisa terus dalam keadaan sehat dan apabila ada tanda-tanda gejala WBP yang sakit akan segera kita tangani dengan baik,” kata Larassati.
