Legislator Dukung Pelestarian Kaganga
Wartaprima.com - Aksara KAGANGA menjadi simbol atas peradaban suku suku di Bengkulu. Disebut KAGANGA karena tiga huruf pertama huruf kuno itu adalah Ka Ga dan Nga.
Aksara itu merupakan turunan huruf Palawa. Digunakan oleh Suku Rejang, Basemah dan lainnya.
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Adrian Wahyudi mengatakan perlu upaya serius untuk pelestarian Kaganga. Salah satunya upaya pembelajaran di sekolah.
Selain itu perlombaan menulis dan membaca aksara daerah juga sebuah hal baik untuk dilakukan. Untuk itu pihaknya mengapresiasi di Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang terbilang rutin menggelar lomba tersebut.
"Menurut ahli memang perlu ekosistem yang kuat untuk mendukung agar huruf ini tidak hanya ada di musium. Yakni dukungan dari sektor pemerintah, pendidikan dan keseriusan pegiat untuk melestarikannya," katanya pada Rabu (15/11/2023).
Anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong ini juga mendorong ahli akan terus berupaya agar huruf Kaganga dapat terjaga. Sekaligus menggali beberapa misteri yang belum terungkap terkait huruf Kaganga di Bengkulu.
"Dengan langkah itu dapat diketahui lebih banyak tentang Kaganga," pungkas Adrian. (Adv)
