Produksi Padi Turun 50 Persen Akibat Kemarau
Wartaprima.com - Kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah di Provinsi Bengkulu, berdampak pada hasil panen yang kurang memuaskan.
Kondisi seperti ini dialami petani di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu. Di Kota Bengkulu, hampir 50 persen panen petani merosot hasil panennya. Hartono salah satu petani Kota Bengkulu mengatakan hampir seluruh lahan persawahan seluas 1 hektar lebih miliknya mengalami kerugaian mencapai 6 ton.
"Sudah tidak semangat lagi rasanya lihat sawah kering seperti ini. Hasil panennya kali ini hanya bisa dimakan sendiri dan kemarin saya cuma dapat 6 karung atau 300 kg saja, jadi tidak dijual," keluh Hartono.
Sebelumnya, Hartono sempat meminta bantuan pompanisasi kepada pemerintah untuk mengairi sawah yang kekeringan. "Ya saya sudah meminta bantuan pompa yanga da, tapi katanya rusak, saya bilang diperbaiki dulu. Sampai sekarang pun belum ada kabarnya, ya tinggal pasrah saja, dan menunggu hujan," keluhnya kembali.
Mengenai hal tersebut, Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungab Tanaman Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Kurniawan bahwa dimusim kekeringan ini mengakibatkan gagal panen yang merugikan mencapai 50 persen dari 702 hektar lahan persawahan di Kota Bengkulu.
"Pertumbuhan tanaman jadi terhambat, ada sebagian juga gagal tanam karena tidak bisa mengolah tanah, sumber airnya juga terbatas," kata Kurniawan, Selasa (15/10/19). (Qnadifa)
