Skip to main content
x
rutan

Karutan Bengkulu Berikan Penguatan Bersama Jajaran Pejabat Struktural

Bengkulu – Usai pelaksanaan Apel Bersama yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando menginisiasi kegiatan coffee morning bersama jajaran pejabat struktural. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (16/6) pagi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto yang disampaikan dalam apel nasional tersebut.

Apel Bersama yang digelar secara serentak itu menyoroti tiga hal penting sebagai fokus utama lembaga-lembaga di bawah koordinasi Kemenko Hukum, HAM, Imipas yakni penguatan kolaborasi dan sinergi antarinstansi, efisiensi penggunaan anggaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Ketiga poin strategis ini dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan birokrasi modern serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

Menindaklanjuti hal tersebut, Yulian mengajak seluruh pejabat strukturalnya untuk duduk Bersama berdiskusi secara aktif dan produktif.

"Pesan Menteri harus kita tangkap secara serius. Kita harus memastikan bahwa semua yang disampaikan dalam Apel Bersama tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kinerja harian kita," ujar Yulian.

Yulian juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang tidak hanya bersifat internal antarunit dalam rutan, tetapi juga lintas instansi, baik di tingkat daerah maupun pusat. Menurutnya, sinergi yang kuat akan memperlancar berbagai program, terutama yang menyangkut pembinaan warga binaan dan pelayanan publik.

Selain itu, efisiensi anggaran menjadi sorotan penting dalam diskusi tersebut. Yulian mengajak seluruh jajaran untuk lebih cermat dan bijak dalam menggunakan anggaran negara, agar program-program prioritas dapat berjalan optimal tanpa pemborosan. Ia juga mengingatkan agar prinsip transparansi dan akuntabilitas senantiasa dijaga dalam setiap penggunaan dana operasional.

Dalam hal pelayanan publik, Yulian menekankan pentingnya memberikan layanan yang cepat, tepat, dan ramah, terutama kepada keluarga warga binaan dan masyarakat umum yang membutuhkan informasi atau bantuan. “Kita bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga pelayan masyarakat. Maka, mari kita bangun citra positif lembaga ini melalui pelayanan yang berkualitas,” pungkas Yulian.