Rutan Bengkulu Berbagi Peduli Terhadap Warga Tidak Mampu
BENGKULU - Rutan Kelas IIB Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas). Hal ini dilakukan melalui penyaluran bantuan sosial kepada keluarga warga binaan yang tidak mampu pada Jum'at (22/11)
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menjelaskan bahwa setidaknya ada 47 paket bantuan sosial yang diberikan dalam kegiatan ini. "Penyaluran bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap keluarga warga binaan yang berada dalam kondisi ekonomi sulit. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban mereka di tengah tantangan yang dihadapi," ungkap Yulian Fernando.
Bantuan sosial yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Paket ini disusun berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan oleh petugas Rutan Bengkulu. Dengan pendataan yang terarah, bantuan diharapkan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Yulian juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program akselerasi menteri yang salah satu fokusnya adalah memperkuat peran pemasyarakatan dalam masyarakat. "Kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal pembinaan warga binaan di dalam rutan, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan dampak positif di luar rutan, termasuk bagi keluarga mereka," tambahnya.
Proses penyaluran bantuan berlangsung di aula Rutan Bengkulu dengan suasana yang penuh haru. Beberapa penerima bantuan menyampaikan rasa syukur mereka. "Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Terima kasih kepada pihak Rutan Bengkulu atas perhatian dan kepeduliannya," ujar salah satu keluarga warga binaan.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pegawai Rutan Bengkulu, yang turut membantu dalam proses distribusi dan memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Hal ini mencerminkan semangat gotong royong yang terus dipupuk di lingkungan Rutan Bengkulu.
Dengan langkah ini, Rutan Bengkulu berharap dapat terus memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi keluarga mereka yang terdampak secara sosial dan ekonomi. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen pemasyarakatan yang lebih humanis dan inklusif.
