Skip to main content
x
rutan

Wujudkan Rutan Bersih dan Aman, Ka. KPR Ahmad Gunawan Gelar Razia Kamar Hunian

Bengkulu – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bengkulu melaksanakan razia kamar hunian pada Rabu (24/9). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Ahmad Gunawan, dengan melibatkan jajaran satuan pengamanan serta staf Kesatuan Pengamanan Rutan.

Razia yang dilakukan secara menyeluruh ini bertujuan memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang masuk ke dalam blok hunian warga binaan. Barang terlarang yang menjadi perhatian utama adalah telepon genggam, narkoba, maupun benda-benda tajam yang berpotensi menimbulkan masalah keamanan.

Petugas mulai menyisir kamar-kamar hunian secara sistematis. Setiap lemari, tempat tidur, hingga sudut-sudut kamar diperiksa secara detail. Warga binaan pun turut diminta bekerja sama dengan petugas agar proses pemeriksaan berjalan lancar.

Hasil dari razia petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya ataupun terlarang di dalam kamar hunian. Temuan tersebut sekaligus menunjukkan adanya kesadaran dari warga binaan untuk mematuhi tata tertib yang berlaku di lingkungan Rutan Bengkulu.

Ka.KPR Ahmad Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan razia merupakan agenda rutin yang dilaksanakan pihak Rutan. Menurutnya, razia menjadi langkah penting dalam menjaga situasi kondusif serta mencegah terjadinya pelanggaran tata tertib di dalam rutan.

“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan Rutan Bengkulu tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang. Syukur alhamdulillah, dalam pemeriksaan kali ini tidak ditemukan adanya handphone, narkoba, maupun benda lain yang dilarang. Ini tentu hasil kerja sama semua pihak, termasuk warga binaan yang semakin menyadari pentingnya aturan,” ujar Gunawan.

Selain memimpin jalannya razia, Gunawan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan pengarahan kepada para warga binaan. Ia menekankan pentingnya disiplin serta kepatuhan terhadap tata tertib yang berlaku di rutan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan bukan hanya demi menjaga keamanan bersama, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan.

“Kami mengingatkan kepada seluruh warga binaan agar senantiasa menjaga ketertiban dan tidak mencoba-coba membawa atau menggunakan barang terlarang. Dengan situasi yang kondusif, proses pembinaan bisa berjalan lebih baik, sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih positif,” tambahnya.

Pihak Rutan Bengkulu menegaskan bahwa kegiatan razia akan terus dilakukan secara berkala, baik secara terjadwal maupun insidental. Hal ini dilakukan untuk memastikan rutan tetap dalam kondisi aman, serta menghindarkan pengaruh buruk yang dapat merusak proses pembinaan.