Lapas Perempuan Bengkulu dan BNNP Gelar Rehabilitasi Emosional Lewat Puisi
Bengkulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Bengkulu kembali menggelar Program Rehabilitasi Pemasyarakatan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu, pada Kamis (2/10).
Kali ini, kegiatan difokuskan pada penyembuhan emosional warga binaan melalui media sastra, khususnya puisi.
Dalam kegiatan ini, para warga binaan diajak untuk menuangkan isi hati, penyesalan, harapan, dan cita-cita mereka dalam bentuk puisi. Pendekatan ini dipilih sebagai sarana ekspresi diri yang positif dan kreatif, sekaligus menjadi media refleksi atas perjalanan hidup mereka hingga saat ini.
“Puisi menjadi wadah yang kuat untuk menyuarakan emosi terdalam. Melalui kata-kata, warga binaan diajak untuk menghadapi dan memahami perasaan mereka, serta membangun kesadaran diri yang lebih baik,” ujar salah satu petugas pendamping kegiatan.
Dengan suasana yang mendukung dan pendampingan yang empatik, warga binaan terlihat antusias mengikuti kegiatan. Beberapa di antaranya bahkan berani membacakan puisinya di depan rekan-rekan lainnya, menciptakan momen penuh kejujuran, kehangatan, dan solidaritas.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai bentuk terapi emosional, tetapi juga untuk meningkatkan kreativitas, memperkuat rasa percaya diri, serta mempererat empati dan kebersamaan antar warga binaan dalam proses pemulihan.
Pihak Lapas dan BNNP Bengkulu berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah penting dalam membentuk semangat baru dan tekad untuk menjalani hidup yang lebih baik setelah masa pemasyarakatan berakhir.
