Terkait Polemik Tenda Desa, Pjs Kades Suka Damai Beri Klarifikasi
Wartaprima.com — Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Suka Damai, Antomi,S.IP memberikan klarifikasi atas dugaan isu pemberitaan yang menyebutkan adanya pemalsuan kwitansi proyek tenda desa dan isu pengerjaan fiktif dalam pembuatan tenda desa untuk keperluan kegiatan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Pjs kades membenarkan bahwa terdapat pergeseran waktu pengerjaan atau keterlambatan dalam progres pembuatan tenda desa,di karenakan adanya perubahan model tenda namun ia menegaskan kembali bahwa tidak ada pemalsuan kwitansi seperti isu pemberitaan yang beredar di medsos.
Saat di konfirmasi oleh awak media dirinya menjelaskan bahwa keterlambatan penyudahan tenda desa di karenakan adanya perubahan atap tenda dari model terpal menjadi atap seng berdasarkan Usulan masyarakat yang di sampaikan BPD desa suka damai melalui musyawarah yang sudah di laksanakan, hal inilah yang menjadi pemicu keterlambatan penyudahan pembuatan tenda desa tersebut.
“tenda ini di buat di Bengkulu, Memang ada keterlambatan, tetapi bukan karena kelalaian, melainkan saat tenda hampir sudah selesai kami dapat usulan masukan dari BPD bahwa masyarakat mengusulkan tenda yang beratap seng, jadi saya langsung menghubungi pihak bengkel las untuk merubah atap tenda tersebut dan pihak bengkel meminta kelonggaran waktu karena harus di buat ulang dan ada bahan material yang harus di tambah." Jelas Pjs Kades ke awak media Sabtu ( 22/10/2025)
Ketua BPD Desa Suka Damai Zahidil Muid, Saat di mintai keterangan oleh awak media membenarkan adanya kesalahan dalam penulisan tahun di Kwitansi yang di terima dan keterlambatan dalam pembuatan tenda desa dikarenakan perubahan model atap terpal menjadi atap seng berdasarkan Usulan masyarakat.
"untuk kwitansi sudah kita terima yang baru, tadi nya tahun 2015 sudah menjadi tahun 2025 mungkin adanya kurang ketelitian dalam penulisan, tetapi perubahan model atap tenda ini memang sudah kita musyawarahkan bersama pemdes suka damai, saya berharap untuk tenda ini cepat selesai karena masyarakat sudah mempertanyakan tenda ini agar tidak ada kecurigaan yang timbul di masyarakat." jelas ketua BPD
Lanjut awak media menghubungi pihak bengkel las pak Zamzami melalui via telepon WhatsApp yang berada di Bengkulu tepat nya di Jl. Halmahera, gang. Putri rt. 5/3. Surabaya,Penurus Bengkel imam. dirinya menjelaskan bahwa keterlambatan penyudahan pembuatan tenda karena ada perubahan di bagian atap yang awal nya model terpal berubah menjadi atap seng.
Zamzami membenarkan bahwa ada kesalahan dalam penulisan tahun pada Kwitansi bukti pembuatan tenda yang di awal tertulis bukti tahun 2015 namun sudah di perbaiki menjadi tahun 2025.
"sebenarnya tenda itu sudah hampir rampung bisa di katakan sudah selesai di bulan lalu, namun saya mendapat telepon bahwa tenda nya harus di ganti menjadi model atap seng dari atap terpal itu penyebab lambat nya proses pembuatan tenda,karena harus di buat ulang dan butuh material tambahan.untuk perubahan tenda nya sudah hampir selesai kalau tidak ada halangan Senin atau Selasa besok sudah siap di kirim dan terkait kwitansi itu sudah di perbaiki penulis tahun nya harap maklum nama nya juga manusia pasti ada salahnya." Kata zamzami
Pjs kades berharap masyarakat Suka Damai tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang tidak sesuai konteks. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan transparansi dalam setiap kegiatan pembangunan.
Saat ini, proses pembuatan tenda desa dilaporkan telah mencapai tahap akhir dan diperkirakan beberapa hari kedepan sudah siap di kirim.
