Simfoni Cinta TNI untuk Masyarakat Desa
Di puncak bukit serakapi Desa Madaprama yang tampak sedikit gersang dengan tunggul batang jagung kering setelah dipanen, gubuk-gubuk sederhana berdiri dengan kesibukan petani di sekitarnya. Tumpukan jagung hasil panen memenuhi area sekitar, menandai kehidupan agraris yang menjadi nadi desa ini. Namun, di balik pemandangan itu, sebuah perubahan besar sedang berlangsung. Raungan mesin ekskavator memecah keheningan bukit, mengeruk jalan setapak yang selama ini menjadi lintasan mobilitas warga. Kegiatan ini akan mengubahnya menjadi jalan yang rata dan lebar, harapan yang telah lama dinanti oleh warga Desa Madaprama.

Selama ini, jalan yang sulit dan sempit menjadi tantangan besar bagi para petani untuk mengangkut hasil panen mereka. Mereka hanya bisa menggunakan motor secara bergantian, sering kali menimbulkan keributan, dan bagi yang tidak memiliki motor, jasa ojek menjadi satu-satunya pilihan, yang tentunya menambah beban biaya. Kini, dengan jalan baru ini, harapan warga mulai terpancar.

Di bawah terik matahari, berdiri seorang lelaki tegap berbaju loreng, Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati, S.T., MM., Komandan satuan tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 120 Kodim 1614/Dompu. Dengan band merah di lengannya bertuliskan Dansatgas dan logo Kodam Udayana, ia mengawasi dengan teliti kegiatan pembukaan jalan tersebut. Dengan secarik kertas di tangannya, Letkol Kav Riyan memastikan semua yang dikerjakan sesuai dengan ketentuan.
"Dengan teliti dia mengoreksi setiap sudut kegiatan untuk menghindari kesalahan dalam kegiatan tersebut," ungkap salah satu anggota yang berada di lokasi.
Letkol Kav Riyan, dibantu oleh anggotanya, menggunakan alat ukur rol untuk memastikan jalan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan. Kehadirannya tidak hanya memastikan kelancaran kegiatan tetapi juga menyulut semangat anggota satgas TMMD Kodim 1614/Dompu yang bertugas untuk menyelesaikan semua kegiatan yang sudah diprogramkan.
Kegiatan TMMD Ke 120 Kodim 1614/Dompu saat ini dilaksanakan di dua desa, Desa Madaprama dan Desa Serakapi, yang berada di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Kegiatan ini mencakup pembangunan fisik seperti pembukaan jalan usaha tani, pembuatan gorong-gorong, pembuatan jembatan, dan renovasi musholla Asallam. Selain itu, juga dilakukan kegiatan non fisik seperti penyuluhan kepada masyarakat.
"Pembukaan jalan usaha tani ini sudah lama dinantikan oleh warga karena jalan tersebut merupakan akses jalan satu-satunya warga untuk mengangkut hasil pertanian yang mayoritas petani jagung," jelas Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati. "Dengan dibukanya jalan ini, kami harap para petani dapat lebih mudah mengangkut hasil pertanian mereka. Selain itu, mereka tidak perlu lagi menggunakan jasa ojek motor karena pembeli dapat langsung sampai ke lokasi menggunakan mobil," tambahnya.

Bupati Dompu, H. Abdul Kader Jaelani, juga mengutarakan bahwa kegiatan TMMD ini bertujuan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. "TMMD ini merupakan kolaborasi antara TNI dan pemerintah untuk menangani masalah pembangunan yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," terang Bupati Dompu.

Selain pembukaan jalan, pembangunan Musholla Asallam juga menjadi salah satu kegiatan yang diharapkan warga. Renovasi musholla ini bertujuan untuk memperluas dan meningkatkan kenyamanan tempat ibadah tersebut. "Setelah dilakukan renovasi, luas musholla bertambah dan diperkirakan dapat menampung lebih dari 80 orang. Ini merupakan salah satu bukti perhatian kami dalam memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat," ujar Letkol Kav Riyan.

Tidak berhenti sampai di situ, TMMD Ke 120 Kodim 1614/Dompu juga melaksanakan kegiatan tambahan untuk mengatasi masalah sanitasi, air bersih, kebersihan lingkungan, kebersihan sungai, dan pelestarian hutan. Kegiatan ini meliputi pembuatan jamban, pembuatan sumur bor, pembuatan bak sampah, pembersihan aliran sungai, dan penanaman pohon sebanyak 8.000 batang.

Kegiatan TMMD ini juga mendapat perhatian dari Waaster Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Werijon, M.Han. Saat meninjau lokasi kegiatan, ia melihat antusiasme warga yang begitu besar dalam membantu anggota satgas TMMD. "Ini menjadi pemandangan yang luar biasa. Saya melihat warga sangat antusias datang ke lokasi kegiatan membantu anggota satgas. Ini juga menjadi kesuksesan tersendiri dalam kegiatan TMMD, selain terselesaikannya semua kegiatan, kemanunggalan seperti ini juga menjadi nilai tersendiri dalam pelaksanaan TMMD," ungkapnya.

Sinergitas dan kerja sama juga diperlihatkan oleh forkopimda dan anggota Polri yang turut serta dalam menyukseskan kegiatan ini. Bahkan, Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, S.T., M.T., beberapa kali terlihat memberikan penyuluhan di beberapa kegiatan non fisik TMMD Ke 120 Kodim 1614/Dompu.

Lelah dan letih semua terbayarkan dengan senyuman dan kebahagiaan warga Desa Madaprama dan Desa Serakapi. Senyuman semakin lengkap dengan tawa anak-anak saat ibu-ibu Persit datang ke lokasi kegiatan TMMD dengan membagikan bingkisan berisi telur rebus dan susu UHT. Ny. Anindita Riyan, Ketua Persit Cab XXVIII Dim 1614/Dompu, yang datang langsung ke lokasi, mengatakan, "Tujuan kami Persit memberikan edukasi bagaimana cara agar hidup sehat dimulai dari mencuci tangan serta mandi yang sehat dan benar."

Kehadiran TMMD Ke 120 Kodim 1614/Dompu tidak hanya membawa pembangunan fisik tetapi juga kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Ini semua tentang cinta dan pengorbanan Kodim 1614/Dompu untuk mendapatkan cinta masyarakatnya. Cinta itu terwujud dalam setiap tetes keringat, dalam setiap sentuhan pembangunan, dan dalam setiap senyuman yang terukir di wajah warga. Dan itu adalah bukti nyata bahwa cinta Kodim 1614/Dompu kepada masyarakatnya tidak akan pernah luntur.
