Skip to main content
x
Warga Binaan Rutan Bengkulu Semakin Antusiasi Ikuti Pembinaan Ibadah Islam

Warga Binaan Rutan Bengkulu Semakin Antusiasi Ikuti Pembinaan Ibadah Islam

BENGKULU - Warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bengkulu secara mandiri Kembali menggelar kegiatan pembinaan kerohanian untuk meningkatkan pemahaman agama serta memperdalam nilai-nilai spiritual. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab, diisi dengan sesi tausiyah serta belajar mengaji yang dipandu langsung oleh para warga binaan yang tergabung dalam kelompok "Santri".

Kegiatan yang berlangsung secara rutin ini merupakan salah satu upaya warga binaan untuk saling berbagi ilmu dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan Rutan. Selain meningkatkan pemahaman agama, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembentukan karakter yang positif, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Dalam sesi pembinaan tersebut, beberapa warga binaan yang memiliki kemampuan di bidang keagamaan berperan sebagai pengajar, membimbing rekan-rekannya dalam mengaji serta menyampaikan materi tausiyah.

Pembinaan kerohanian ini tetap dilaksanakan di bawah pengawasan ketat petugas Rutan Bengkulu untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib. Petugas senantiasa mendukung dan mengawasi pelaksanaan kegiatan, sehingga warga binaan dapat menjalani pembinaan dengan nyaman dan khusyuk. Mereka mengapresiasi semangat para warga binaan yang berinisiatif melaksanakan pembinaan kerohanian ini secara mandiri.

Warga binaan yang tergabung dalam kelompok "Santri" menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai bentuk komitmen mereka untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Beberapa warga binaan merasa bahwa kegiatan mengaji dan tausiyah ini telah membawa dampak positif dalam keseharian mereka, terutama dalam mengatasi rasa stres dan menjaga kedamaian hati selama menjalani masa hukuman.

Salah satu peserta kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan ketenangan batin serta harapan baru bagi mereka untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat sebagai individu yang lebih baik. Ia menuturkan, “Kegiatan ini membantu kami menyadari pentingnya taubat dan pembenahan diri, semoga dengan bekal ini kami bisa lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti.”

Karutan Bengkulu, Yulian Fernando menilai, program kerohanian yang dilaksanakan secara mandiri oleh warga binaan ini sangat bermanfaat dan sejalan dengan tujuan rehabilitasi di lingkungan pemasyarakatan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan keimanan serta mengembangkan keterampilan sosial dan keagamaan yang dapat mereka manfaatkan saat bebas nanti.

"Kegiatan ini merupakan suatu bukti yang menunjukkan menujukkan bahwa warga binaan di Rutan Bengkulu memiliki potensi besar dalam menjalani pembinaan dengan baik dan positif. Pembinaan yang dilakukan oleh sesama warga binaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi warga binaan lainnya untuk terus mengembangkan diri selama menjalani masa pidana," pungkas Yulian.