Skip to main content
x
rutan

WBP Rutan Bengkulu Dapat Pembekalan Bantuan Hidup Dasar dari CPNS Dokter

BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada warga binaan, Selasa (9/9). Sosialisasi ini dipandu langsung oleh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kanwil Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu, dr. Bella Oktaviani.

Kegiatan berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu dengan dihadiri puluhan warga binaan. Materi yang disampaikan fokus pada teknik dasar pertolongan pertama, khususnya resusitasi jantung paru (RJP) sebagai upaya penyelamatan nyawa pada kondisi henti napas maupun henti jantung.

Dalam paparannya, dr. Bella menegaskan bahwa pemahaman tentang BHD penting dimiliki oleh setiap individu, termasuk warga binaan. Menurutnya, kejadian darurat medis bisa terjadi kapan saja, sehingga keterampilan dasar pertolongan pertama perlu dikuasai.

“Bantuan hidup dasar bukan hanya milik tenaga medis. Pengetahuan ini bisa dipraktikkan siapa saja. Bahkan, tindakan sederhana dapat menjadi penentu hidup seseorang sebelum mendapatkan perawatan lanjutan,” jelas dr. Bella.

Sosialisasi berlangsung interaktif. Warga binaan tidak hanya menerima penjelasan teori, tetapi juga menyaksikan simulasi gerakan pertolongan darurat. Beberapa peserta diberi kesempatan mencoba langsung teknik kompresi dada dengan arahan narasumber. Situasi ini menciptakan suasana belajar yang hidup sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya kepedulian sesama.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Ferando dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program sosialisasi semacam ini sejalan dengan komitmen Rutan Bengkulu dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi mental dan spiritual, tetapi juga pengetahuan praktis yang bermanfaat bagi kehidupan.

“Kami berharap pengetahuan ini menjadi bekal positif bagi warga binaan. Mereka bisa mengaplikasikannya di lingkungan rutan maupun nanti setelah kembali ke masyarakat,” ujar Yulian.