Belum Serah Terima Bangunan Tembok Sudah Hancur Parah
Wartaprima.com - Belum sempat diserah terimakan, bangunan tembok pengaman pembibitan di Kabupaten Kaur, yang dikerjakan oleh CV GMS Putra, dengan melalui anggaran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu, dengan anggaran Rp 182.500.000 telah ambruk sepanjang lebih kurang 15 meteran, dan sudah retak sekitar 10 meter.
Petugas pembibitan, Yan (nama panggilannya), saat dimintai keterangan mengatakan, jika bangunan tembok ini belum serah terima, ini masih urusan pihak kontraktor.
"Malam Selasa tepatnya tanggal 26 Agustus sekitar jam 21.00 terjadi hujan deras ,dan air dari dalam pembibitan tergenang sehingga air tidak bisa keluar dari perkarangan, dan akhirnya tembok ambruk, sementara bangunan belum begitu kuat," ujarnya Kamis (28/08/2019).
Sementara pantauan media di lapangan tumpukan tanah timbun yang ada di perkarangan dalam tembok masih belum stabil, dan diduga besi sloop yang digunakan terlalu kecil yaitu besi KS 8, sedangkan pipa pembuangnya kelihatan sedikit dan terlalu kecil. Hal tersebut membuat air yang ada pada perkarangan tembok tidak keluar, sehingga hal tersebut itulah yang menjadi dugaan ambruknya tembok pengaman bibit.
Sementara dari pihak rekanan kontraktor belum sempat dikonfirmasi lebih lanjut. (jhon)
