Darurat Sampah! TPA Kotamobagu Nyaris Lumpuh, DLH Berlakukan Pembatasan Ketat
Kotamobagu,WartaPrima.com-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Kotamobagu kini berada dalam kondisi darurat. Volume sampah yang terus menumpuk membuat daya tampung kian menyusut, bahkan mendekati batas maksimal. Situasi ini memaksa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengambil kebijakan tegas demi mencegah sistem pengelolaan sampah kolaps.
Kepala DLH Kotamobagu, Erwin Pasambuna, menyatakan bahwa mulai saat ini TPA tidak lagi menerima sampah dalam bentuk batang pohon, kayu berdiameter besar, serta puing dan bongkahan material bangunan. Jenis sampah tersebut dinilai mempercepat penuhnya area pembuangan dan menyulitkan proses penataan.
“Prioritas kami adalah menjaga agar TPA tetap bisa menampung sampah rumah tangga. Material kayu besar dan puing bangunan tidak lagi kami terima,” tegasnya.
Tak hanya itu, DLH juga menutup akses bagi sampah kiriman dari luar wilayah Kota Kotamobagu. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan beban TPA tidak semakin berat akibat masuknya sampah dari daerah lain.
Meski pembatasan diberlakukan, DLH memastikan pelayanan pengangkutan sampah masyarakat dalam wilayah Kotamobagu tetap berjalan seperti biasa. Sampah rumah tangga tetap diangkut rutin sesuai jadwal.
Langkah tegas ini menjadi peringatan bahwa persoalan sampah di Kotamobagu sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Tanpa perubahan pola pengelolaan dan kesadaran bersama, krisis TPA hanya tinggal menunggu waktu.(Bams*/)
