Skip to main content
x
Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si.,

Jelang Idulfitri 1447 H, Kemenag Bengkulu Siapkan Layanan Keagamaan dan 86 Masjid Ramah Pemudik

Bengkulu - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu memastikan berbagai layanan keagamaan telah disiapkan guna mendukung kenyamanan ibadah masyarakat, mulai dari pelaksanaan rukyatul hilal, fasilitasi Salat Idulfitri, hingga penyediaan Masjid Ramah Pemudik di seluruh wilayah Bengkulu.

Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan keagamaan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama pada momentum besar keagamaan seperti Idulfitri.

Hal itu disampaikan Saefudin saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 bersama Polda Bengkulu dan instansi terkait, Senin (9/3).

“Momentum Idulfitri selalu diikuti dengan meningkatnya aktivitas ibadah dan mobilitas masyarakat. Karena itu, Kementerian Agama hadir memastikan layanan keagamaan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat,” ujar Saefudin.

Salah satu agenda penting yang dipersiapkan adalah pelaksanaan rukyatul hilal sebagai bagian dari proses penetapan awal Syawal oleh pemerintah. Untuk wilayah Bengkulu, pemantauan hilal dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026 di kawasan Pantai Panjang Bengkulu, tepatnya di Pasir Putih. Hasil pengamatan tersebut nantinya menjadi bagian dari pertimbangan dalam Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI.

Selain itu, Kemenag Bengkulu juga memfasilitasi pelaksanaan Salat Idulfitri di berbagai daerah. Untuk tingkat provinsi, Salat Id direncanakan dipusatkan di Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu, sementara di kabupaten dan kota akan dilaksanakan di masjid agung maupun lapangan utama daerah.

Tidak hanya fokus pada penyelenggaraan ibadah, Kemenag Bengkulu juga menghadirkan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui program Masjid Ramah Pemudik (MRP). Sebanyak 86 masjid di seluruh kabupaten dan kota disiapkan sebagai tempat singgah bagi pemudik untuk beristirahat sekaligus menunaikan ibadah.

Masjid-masjid tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas dasar seperti tempat ibadah yang nyaman, area istirahat, air bersih, serta sarana pendukung lainnya untuk membantu pemudik selama perjalanan.

Sebaran Masjid Ramah Pemudik tersebut tersebar di seluruh wilayah Bengkulu, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Mukomuko sebanyak 21 masjid, disusul Kota Bengkulu 16 masjid. Sementara itu, masjid lainnya tersebar di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Utara, Kaur, Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, Seluma, Bengkulu Tengah, dan Lebong.

Saefudin menegaskan bahwa kehadiran layanan keagamaan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan bagi masyarakat dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Fitri dengan lebih khidmat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Bengkulu dapat menjalankan ibadah Idul Fitri dengan nyaman. Kehadiran layanan seperti Masjid Ramah Pemudik juga menjadi bentuk pelayanan Kementerian Agama agar masyarakat yang melakukan perjalanan tetap dapat beribadah dengan baik,” tutupnya.