Skip to main content
x
.

Skandal PETI Onggunoi Terkuak: Nama Baru Diduga Dalang Tambang Ilegal, Aparat Diminta Bongkar Jaringan Hingga Pemodal

WartaPrima.com-Pengusutan kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pidung, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), terus bergulir dan mulai membuka tabir baru. Di tengah operasi penindakan yang dilakukan aparat pusat, muncul dugaan kuat bahwa aktivitas tambang ilegal di kawasan Onggunoi tidak hanya melibatkan satu nama, tetapi diduga dikendalikan oleh jaringan yang lebih besar.


Sebelumnya, nama Ko Johan sempat santer disebut sebagai target operasi aparat dalam penyelidikan tambang ilegal tersebut. Namun berdasarkan informasi terbaru yang berkembang di tengah masyarakat, Ko Johan diduga bukan satu-satunya sosok yang berperan dalam aktivitas PETI Onggunoi.


Sejumlah sumber di lapangan menyebutkan, Ko Johan diduga hanya salah satu pihak yang terlibat dalam kerja sama operasional tambang. Dugaan tersebut memunculkan spekulasi bahwa terdapat sosok lain yang kemungkinan berperan lebih besar, baik sebagai pengendali maupun pemodal dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.


Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, beredar pula kabar bahwa Ko Johan menghilang setelah operasi penertiban dilakukan. Namun informasi tersebut masih simpang siur. Beberapa sumber bahkan menilai, isu mengenai keberadaannya justru semakin menimbulkan tanda tanya di tengah publik karena belum adanya keterangan resmi dari aparat penegak hukum.


Kasus PETI di kawasan Onggunoi sendiri menjadi sorotan serius masyarakat Bolsel. Aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan berlangsung secara terbuka. Selain merusak lingkungan serta kawasan hutan, praktik tersebut juga disinyalir melibatkan jaringan yang terorganisir, mulai dari operator alat berat, pengelola lokasi, hingga pihak yang diduga bertindak sebagai penyandang dana.
Desakan publik kini semakin menguat agar aparat penegak hukum mengusut tuntas

kasus ini tanpa tebang pilih. Masyarakat berharap penyelidikan tidak berhenti pada pekerja lapangan semata, tetapi mampu menyingkap siapa saja aktor utama yang berada di balik pendanaan, pengendalian, dan perlindungan aktivitas PETI di Bolaang Mongondow Selatan.


Transparansi dan ketegasan aparat dinilai menjadi kunci untuk memutus rantai tambang ilegal yang selama ini merusak lingkungan sekaligus merugikan negara. Jika jaringan di balik PETI Onggunoi benar-benar terbongkar, kasus ini berpotensi menjadi pintu masuk untuk mengungkap praktik tambang ilegal lain yang selama ini beroperasi secara tersembunyi di wilayah Bolaang Mongondow Raya.