Skip to main content
x
Anggota Satgas melaksanakan Kenduri Selamatan sebelum mulai pemugaran rumah

Kenduri Tradisi Doa Meminta Keselamatan Dan Kelancaran

Kabupaten Semarang – Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan keduri yang digelar sebagai simbol dimulainya pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sri Wudyatun, warga RT 16 RW 06 Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, yang menjadi salah satu sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga. Minggu (19/7)

Tradisi keduri yang dilaksanakan bersama warga, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta personel Satgas TMMD tersebut merupakan bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus doa bersama agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi penerima bantuan.

Pemugaran rumah milik Ibu Sri Wudyatun merupakan salah satu wujud kepedulian TNI melalui Program TMMD dalam membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat gotong royong, personel Satgas TMMD bersama warga akan bahu-membahu melaksanakan proses rehabilitasi rumah hingga menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.

Momentum keduri juga menjadi simbol kuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Nilai-nilai gotong royong yang terus dijaga diharapkan mampu mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat terwujudnya sasaran pembangunan yang telah direncanakan.

Melalui Program TMMD Reguler Ke-129, Kodim 0714/Salatiga tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kepedulian nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, rehabilitasi RTLH ini dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi Ibu Sri Wudyatun beserta keluarganya serta menjadi inspirasi semangat kebersamaan dalam membangun desa. (winoto)