Razia di Cafe, Satpol PP Amankan 18 Orang
Wartaprima.com - Personel Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu di bantu PM, Samapta, Narkoba, serta tim yang terpadu yang sering kita lakukan dalam operasi pekat diterjunkan, untuk razia serta penertiban disejumlah tempat hiburan malam di Bengkulu Jumat (13/12/12) malam.
Sasaran tempat hiburan malam ini di fokuskan ada enam titik razia tempat hiburan malam tersebut pertama di Rindi Cafe di Jalan Jenggalu, Kelurahan Lingkar Barat, kedua razia di warung tuak di Jalan Citandui, Kelurahan Muara Dua.
Titik ketiga juga di warung tuak di Jalan Citandui, Kelurahan Muara Dua. Keempat di Bintang Surya Karaoke Family Jalan Kapuas Raya, Kelurahan Lingkar Barat.
Kelima di Karaoke Defita New Jalan Adam Malik, Kelurahan Pagar Dewa dan keenam di Bilyard Golden Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pagar Dewa.
Dari hasil penertiban ini sebanyak 18 pengunjung cafe maupun pekerja pemandu karaoke, diamankan karena tidak dapat menunjukan identitas diri (KTP).
Kasatpol PP Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar mengatakan, ini adalah kegiatan rutin yang biasa dilakukan dengan beberapa pertimbangan berbagai dasar yang lain dan beberapa laporan dari masyarakat.
"Ada beberapa tempat, yang di anggap melaksanakan tempat hiburan dan sejenisnya. Mungkin diduga agak meresahkan masyarakat dan di lihat disisi lain ya, yang disajikan atau pun yg disediakan itu mungkin tidak sesuai dengan hal-hal yang diatur dalam ketentuan," kata Murlin Hanizar.
Ditambahkan, Murlin, razia dan penertiban yang digelar Sat Pol PP dalam rangka menegakkan perda tentang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
“Sasaran dari razia ini bafe. Bagi pengunjung maupun pekerja yang tidak bisa menunjukkan identitas, kami bawa kekantor untuk dilakukan pendataan dan pembinaan,” tambahnya.
Setelah dilakukan pembinaan dan pemahaman. diharapkan, agar kedepannya mereka harus memiliki kartu identitas.
Diketahui, pihaknya selalu melibatkan personil dari Samapta dan satuan Narkoba Polda Bengkulu serta dari Denpom II/1 Bengkulu. (QNadifa)
