Rutan Bengkulu Gelar Persiapan TPS Khusus Bagi Warga Binaan
BENGKULU - Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, Farizal Antony, turut memastikan kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lokasi khusus Rutan Kelas II Bengkulu dalam rangka Pemilu 2024 yang akan datang. Pada hari Selasa (6/2), Farizal Antony bersama Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Rutan Bengkulu, Medi Ihwandi, melakukan pengecekan mendalam terkait persiapan logistik, termasuk bilik suara dan kotak suara.
Sebagaimana telah ditetapkan, Rutan Kelas IIB Bengkulu akan menyediakan dua TPS untuk memfasilitasi hak pilih warga binaan pada Pemilu 2024. Hal ini menunjukkan komitmen pihak berwenang untuk memastikan bahwa setiap warga binaan memiliki akses yang sama dalam menjalankan hak demokratisnya untuk memilih pemimpin secara langsung.
Farizal Antony menegaskan bahwa persiapan TPS di Rutan Kelas II Bengkulu harus dilakukan secara teliti dan cermat untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara pada hari pemilihan nanti. Dalam kesempatan tersebut, ia juga meninjau kondisi fisik TPS dan memastikan bahwa semua fasilitas yang diperlukan telah tersedia dengan baik.
"Jelang pelaksanaan Pemilu 14 Februari mendatang, kita harus pastikan bahwa semua aspek telah terpenuhi, baik terkait lokasi TPS dan kelengkapan logistik yang diperlukan. Sehingga nantinya pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan lancar," tegas Farizal.
Selain memantau kesiapan TPS, Farizal Antony juga berdiskusi dengan Tim KPPS mengenai upaya-upaya sosialisasi untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada warga binaan mengenai pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan tingkat partisipasi pemilih di kalangan warga binaan, sehingga suara mereka juga dapat didengar dalam penetapan pemimpin yang akan memimpin negara. Farizal juga meminta kepada jajaran Kesatuan Pengamanan untuk memastikan peningkatan pengamanan selama pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
"Harapan kita pelaksanaan Pemilu 2024 khususnya di Rutan Kelas IIB Bengkulu dapat berjalan lancar dengan tetap menjunjung nilai demokrasi yang jujur dan adil," pungkas Farizal.
