Soal Dana Desa, Ini Penyampaian KPPN Bengkulu
KOTA BENGKULU - Kantor Pelayanan Pebendaharaan Negara (KKPN) Bengkulu mengimbau agar pihak desa segera memproses bantuan dana desa dari Pemerintah Pusat.
Data yang berada di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu mencatat masih terdapat 639 desa yang belum salurkan Dana Desa (DD) Tahap I dan 371 desa belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD Triwulan I.
Dimana saat ini masih menjadi tugas besar sebab, anggaran dana desa itu seharusnya tersalurkan sebanyak 40 persen pada triwulan pertama. Namun penyaluran DD (Dana Desa.red) baru terealisasi 5,39 persen atau Rp56,25 miliar dari pagu DD sebesar Rp1,04 triliun.
Terkait hal ini, Kepala KPPN Bengkulu Addy Wijaya mengatakan sebagian besar desa masih memproses penetapan APBDes dan beberapa desa belum tuntas dalam menetapkan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) untuk BLT DD.
"Kami harap pemerintah desa dan desanya segera memenuhi persyaratan pencairan sehingga masyarakat yang butuh BLT DD apalagi yang kategori ekstrim bisa segera terbantu,” tegas Ady.
Bila sampai batas yang ditentukan mereka tak mencairkan dana desanya, maka mereka tak akan bisa mencairkan lagi DD tahap dua dan tahap tiga.
Pihaknya pun meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) agar mendorong desa di wilayah kerjanya untuk melakukan percepatan penyaluran DD Tahap I dan BLT Triwulan I serta meningkatkan koordinasi dengan KPPN maupun Kanwil DJPb apabila terdapat permasalahan.
"Lebih lagi saat ini memasuki bulan puasa, jadi jangan ditunda dan diharap sebelum lebaran bisa dituntaskan agar masyarakat bisa membelanjakan BLT DD-nya," tutup Ady.
