Skip to main content
x
Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Hariyanto saat meresmikan bangunan gereja yang digarap Satgas TMMD Ke-120 Kodim 1711/BVD dengan menggunting pita.

Mengukir Harapan di Ujung Timur Dengan Jejak TMMD

Oleh :  Letkol Czi Agustinus Ressa Sala'pa, S.T., M.I.P (Dansatgas Kodim 1711/Boven Digoel)

Dikelilingi oleh hamparan tanah luas, hutan lebat, serta aliran sungai besar dan kecil yang berliku, Kabupaten Boven Digoel di ujung timur Indonesia adalah sebuah daerah yang memancarkan pesona alam yang menakjubkan. Keindahan ini adalah bagian integral dari identitas wilayah tersebut, dan Kampung Aroa di Distrik Arimop adalah salah satu contohnya. Kampung ini kini menjadi pusat perhatian berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 pada tahun 2024. Dengan tema “Dharma Bhakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”, Kodim 1711/Boven Digoel bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di Kampung Aroa melalui berbagai kegiatan fisik dan non-fisik.

Kolaborasi untuk Percepatan Pembangunan
TMMD adalah inisiatif kolaboratif antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan, khususnya di daerah tertinggal, terisolir, dan terluar (3T). Program ini menyentuh langsung kehidupan masyarakat di Kampung Aroa, Distrik Arimop. Asisten II Setda Boven Digoel, Ir. Facharudin Isnanto S.Si, yang mewakili Bupati Boven Digoel dalam upacara pembukaan TMMD, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan TMMD adalah bentuk keterpanggilan dan partisipasi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional. "TMMD juga merupakan bentuk dukungan nyata TNI kepada Pemerintah Daerah," ungkapnya.

Kodim 1711/BVD

Gereja Baru untuk Kampung Aroa
Salah satu kegiatan utama dalam TMMD ke-120 adalah pembangunan satu unit gereja di Kampung Aroa. Gereja ini sangat dibutuhkan oleh warga setempat yang mayoritas beragama Kristen. Pastor Damianus Jeams, pastor paroki Distrik Arimop, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pembangunan gereja tersebut. "Dengan dibangunnya gereja ini, umat di Distrik Arimop tidak perlu jauh-jauh lagi untuk beribadah," ujarnya.

Pembangunan gereja ini tidak hanya menyediakan tempat ibadah yang lebih dekat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan keimanan di antara warga Kampung Aroa. Kegiatan ini adalah bukti nyata perhatian TNI dan pemerintah untuk mendukung kebutuhan spiritual masyarakat setempat.

Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga kegiatan non-fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berbagai penyuluhan digelar, termasuk penyuluhan KDRT, wawasan kebangsaan, stunting, ketahanan pangan, pertanian, dan pengendalian penduduk. Sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD serta pemutaran film perjuangan dan pembangunan juga dilakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat.

Kegiatan non-fisik ini sangat penting untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu mereka meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup. Penyuluhan tentang stunting, misalnya, memberikan informasi yang sangat dibutuhkan tentang cara mencegah dan menangani masalah gizi pada anak-anak, yang sangat relevan di daerah-daerah terpencil.

Kodim 1711/BVD

Solusi Air Bersih Kodim 1711/Boven Digoel Bangun Sumur Bor
Melihat kebutuhan masyarakat yang mendesak akan air bersih, Kodim 1711/Boven Digoel turut mengambil langkah proaktif dengan membangun sumur bor di tiga titik strategis sebagai bagian dari kegiatan TMMD Tambahan. Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program Manunggal Air, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya akses air bersih bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat setempat. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh warga Kampung Aroa, yang kini memiliki sumber air yang lebih dekat dan andal, mengurangi kesulitan mereka dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. 

Kodim 1711/BVD

Mendukung Ketahanan Pangan
Selain kegiatan utama, TMMD ke-120 juga melaksanakan TMMD Tambahan dengan memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami pisang dan jagung. Ini merupakan salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan di Kampung Aroa. Pemanfaatan lahan kosong ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Kodim 1711/BVD

Gotong Royong dan Sinergitas
Keberhasilan TMMD di Kampung Aroa tidak terlepas dari dukungan antusias masyarakat yang turut membantu dalam setiap kegiatan. Gotong royong dan sinergitas yang ditunjukkan oleh warga, Forkopimda, dan anggota polisi sangat luar biasa. Brigjen TNI Joko Priyanto, S.Sos., M.M., Ketua Tim Wasev yang meninjau lokasi kegiatan TMMD, menyaksikan langsung semangat anggota satgas dan masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan. "TNI akan membantu Pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara, serta membantu percepatan pembangunan," tuturnya.

Program ketahanan pangan ini sangat relevan mengingat banyaknya lahan potensial yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan menanam pisang dan jagung, TMMD memberikan contoh konkret bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan sumber daya alam mereka untuk mencapai kemandirian pangan dan meningkatkan pendapatan.

Kodim 1711/BVD

MCK Baru Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Aroa
Di tengah semangat gotong royong yang menggelora, anggota satgas TMMD mengambil langkah inovatif dengan membangun dua unit MCK baru di Kampung Aroa, Distrik Arimop, Kabupaten Boven Digoel. Keputusan ini lahir dari kebutuhan akan fasilitas sanitasi yang layak, mengingat minimnya MCK di setiap rumah dan kondisi MCK umum yang sudah rusak. Satu unit jamban dibangun di samping pemukiman warga, menjadikannya mudah diakses oleh banyak keluarga, sementara unit lainnya ditempatkan dekat dengan rumah kepala desa, mencerminkan pentingnya sanitasi dalam kehidupan sehari-hari dan simbol kebersamaan antara pemimpin dan warga. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberikan akses sanitasi yang lebih baik tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan komitmen untuk saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.

Apresiasi dan Harapan
Setelah satu bulan bekerja keras, seluruh kegiatan TMMD akhirnya terselesaikan. Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Hariyanto, yang hadir dalam upacara penutupan TMMD, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang berpartisipasi. "Terima kasih saya ucapkan kepada semua yang berpartisipasi dalam kesuksesan kegiatan TMMD ini, dan saya berharap kita dapat saling menjaga apa yang sudah tercapai saat ini, baik pembangunan maupun kemanunggalan," ucapnya.

Upacara penutupan ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti bazar dan pembagian paket sembako, yang menambah semarak acara dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kodim 1711/BVD

Perjuangan dan Kebahagiaan Warga
Perjuangan anggota satgas TMMD Kodim 1711/Boven Digoel bersama masyarakat Kampung Aroa akhirnya membuahkan hasil yang manis. Pembangunan gereja, sumur bor, dan berbagai kegiatan penyuluhan menjadi langkah nyata dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kegiatan ini juga menunjukkan betapa pentingnya gotong royong dan sinergitas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan semangat Dharma Bhakti, TMMD ke-120 berhasil mewujudkan percepatan pembangunan di Kampung Aroa, Distrik Arimop, dan memberikan harapan baru bagi masyarakat setempat untuk masa depan yang lebih baik. Melihat senyum kebahagiaan di wajah warga Kampung Aroa, semua lelah dan letih para anggota satgas TMMD terbayar lunas, menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia.

Program TMMD adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara berbagai elemen masyarakat dapat membawa perubahan positif yang signifikan. Dari pembangunan fisik hingga penyuluhan yang memberdayakan, TMMD terus berupaya menciptakan Indonesia yang lebih baik dan merata bagi semua.