Transformasi Desa Kembang Habang dalam Pelukan Matahari Pembangunan
Di dalam keheningan hutan Kalimantan Selatan, terdapat dua desa kecil yang selama ini tersembunyi dari sorotan dunia. Kembang Habang Lama dan Kembang Habang Baru, dua desa penuh potensi, yang awalnya adalah desa transmigrasi spontan dari Pulau Jawa pada tahun 1979. Awalnya, mereka adalah satu kesatuan, tetapi pada tahun 1990, mereka dipisahkan menjadi dua desa yang sama-sama berjuang untuk membangun masa depan yang lebih cerah.
Menyatukan Perbedaan, Mewujudkan Masa Depan yang Cerah
Kedua desa ini ditempati oleh suku Jawa dan suku Banjar sebagai warga pribumi yang mayoritas menjadi petani karet. Meskipun alamnya begitu subur, infrastruktur yang mendukung kehidupan mereka telah lama tertinggal. Warga Desa Kembang Habang ini telah lama merindukan perhatian pemerintah dalam bentuk pembangunan yang dapat membuka pintu ke masa depan yang lebih baik.
Meskipun mereka hidup dalam kondisi yang sulit, masyarakat suku Jawa dan suku Banjar di Kembang Habang menunjukkan bagaimana kebinekaan adalah kekayaan yang sejati. Mereka hidup berdampingan dalam perdamaian dan harmoni, tanpa memandang perbedaan etnis. Kembang dan Habang, dua desa yang berbeda dalam sejarah dan budaya, telah menjadi satu dalam tekad mereka untuk menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan.
Terbitnya Matahari Pembangunan

Pada tanggal 20 September 2023, angan-angan dan impian warga Desa Kembang Habang akhirnya mulai menjadi kenyataan. Dalam sebuah upaya kolaborasi yang menggembirakan, TNI dan pemerintah daerah bersatu dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-118, yang mendarat di tengah mereka sebagai matahari yang bersinar di tengah hutan yang gelap. Tugas pelaksanaan program ini diberikan kepada Kodim 1010/Tapin, yang memahami dengan mendalam kebutuhan dan potensi masyarakat di wilayahnya.
Mengubah Desa dengan Jalan, Mushola, dan Hati

Facus utama dalam kegiatan TMMD Ke 118 sekarang ini adalah pembuatan badan jalan yang selalu menjadi keluahan warga dan harapan warga selama ini. Jalan ini bukan sekadar aspal dan tanah, tapi benang merah yang akan mempersatukan komunitas mereka. Diharapkan bahwa pembangunan jalan ini akan membuka pintu baru dalam perjalanan mereka dan memudahkan mobilitas warga serta pengiriman hasil pertanian, yang mayoritas adalah karet.
Namun, TMMD Ke-118 tak sekadar tentang pembangunan fisik semata. Program ini juga merambah sektor spiritual dengan renovasi Mushola yang ada di desa ini, menciptakan ruang yang nyaman bagi warga untuk berkumpul dalam ibadah mereka.
Tidak hanya itu, program ini juga mencakup aspek sosial dengan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menawarkan kesempatan bagi warga yang kurang mampu untuk memiliki rumah yang layak dan aman.
Tak hanya memberikan infrastruktur, TMMD Ke-118 juga menyentuh hati dan roh masyarakat dengan kegiatan sosial seperti baksos dan penyuluhan. Program ini memberikan warga akses ke berbagai layanan sosial dan informasi yang dapat membantu mereka memajukan diri dan komunitas mereka.
Derap Langkah Satgas TMMD Kodim 1010/ Tapin, Mewujudkan Mimpi Komunitas

Dengan semangat dan dedikasi yang membara, anggota satgas TMMD Kodim 1010/ Tapin memulai perjalanan pengabdian mereka untuk mewujudkan harapan dan mimpi warga Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru. Mereka bersatu, bergandengan tangan, siap untuk mengukir sejarah positif dalam komunitas ini.
Derap langkah langkah anggota satgas TMMD Kodim 1010/ Tapin tidak hanya sekadar gerakan fisik, tetapi juga simbol semangat perubahan. Mereka bergerak maju dengan tekad kuat, siap untuk mencapai setiap sasaran yang telah ditetapkan dalam program TMMD.
Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru akan menyaksikan transformasi luar biasa yang akan mengubah kehidupan mereka untuk lebih baik. Ini adalah kisah tentang pengorbanan, kerja keras, dan komitmen untuk mengubah mimpi menjadi kenyataan.
Pembukaan Jalan Baru di Desa Kembang Habang

Hari yang dinanti akhirnya tiba di Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru. Di lokasi yang telah ditentukan, sebuah alat berat yang tangguh, buldozer, berdiri tegak dan siap mengambil peran utama dalam pembukaan jalan baru yang akan membawa perubahan besar bagi komunitas ini.
Buldozer, yang menjadi simbol kekuatan dan kemajuan, akan segera menggaruk tanah dan menumbangkan pepohonan karet yang selama ini menghalangi akses jalan bagi warga desa. Ini adalah langkah pertama dalam perubahan besar yang akan datang berkat TMMD.
Renovasi Mushola Bersama Satgas TMMD dan Warga

Aksi mulai bergeliat, linggis dan palu di tangan anggota Satgas TMMD Kodim 1010/Tapin bersatu dengan warga setempat untuk memulai pembongkaran beberapa bagian mushola yang akan segera direnovasi. Suara alat-alat itu memecah keheningan dan mengisyaratkan perubahan yang akan datang.
Merobohkan Batas Kemiskinan, RTLH Dibangun dengan Semangat Satgas TMMD

Saat itulah semuanya terjadi. Dengan hitungan 1... 2... 3, aba-aba yang tegas dari salah satu anggota satgas TMMD Kodim 1010/ Tapin menggema. Warga dan anggota satgas berkumpul di depan rumah yang sudah tak lagi layak huni. Tali yang terkait pada rumah itu siap ditarik, mengubahnya menjadi reruntuhan.
Ini adalah titik awal di mana harapan dan mimpi warga untuk memiliki rumah yang lebih layak dimulai. Dalam keheningan yang penuh arti, rumah yang roboh menjadi simbol perubahan, simbol kesempatan yang baru. Dalam reruntuhan ini, mereka melihat masa depan yang lebih cerah.
Lembaran Harapan, Kemanunggalan, Kebersamaan, dan Gotong Royong dalam TMMD Kodim 1010/Tapin
Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru, saat ini merupakan awal dari lembaran harapan baru yang akan diisi dengan impian dan aspirasi warga. Tangan-tangan terampil anggota satgas TMMD Kodim 1010/Tapin, yang bekerja dengan kemanunggalan dan gotong royong bersama warga, akan menjawab panggilan untuk mewujudkan harapan tersebut.

Kemanunggalan, kebersamaan, dan gotong royong bukan hanya kata-kata kosong, melainkan nilai-nilai yang hidup dan kental dalam setiap tindakan. Dansatgas Kodim 1010/Tapin, Letkol Arh Pryoni Palebangan, telah menjadi pionir dalam menginspirasi semua anggota satgas TMMD untuk mewujudkan nilai-nilai ini. Ini bukan hanya pekerjaan fisik; ini adalah panggilan hati untuk mengabdi kepada masyarakat.
Kebersamaan dan gotong royong yang terlihat di setiap sasaran kegiatan TMMD Ke-118 Kodim 1010/Tapin adalah bukti nyata bahwa satgas TMMD selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat. Pesan dan himbauan Dansatgas adalah pedoman yang ditaati oleh semua, dan hasilnya adalah perubahan yang signifikan dalam komunitas ini.
Saat kita melihat tangan-tangan yang bekerja bersama, kita tidak hanya melihat pembangunan fisik, tetapi juga membangun kepercayaan, persatuan, dan harapan. Harapan warga sekarang menjadi lebih dekat untuk menjadi kenyataan, dan ini adalah bukti bahwa ketika kita bersatu, kita bisa menciptakan perubahan yang luar biasa.
Lembaran harapan telah dibuka, dan di dalamnya terpampang semangat gotong royong dan komitmen untuk mewujudkan impian bersama.
Jejak Harapan Terukir di Jalan Baru, Transformasi Kebun Karet Menjadi Akses Kemajuan

Deru mesin besar yang membelah kesunyian perkebunan karet adalah simbol harapan yang menjadi kenyataan. Dozer dengan pisau raksasa di bagian depannya meluncur dalam belukar, mengikuti jalur yang telah dipetakan. Setiap sayatan bucket dari mesin tersebut meninggalkan jejak pembuka harapan warga Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru.

Kepulan asap dari ujung knalpot alat berat menambah kesan dramatis saat mesin-mesin ini menggerakkan bumi. Kombinasi tiga alat berat, Dozer, Grader, dan Vibro Roller, dengan fungsi dan porsi masing-masing, semakin menyempurnakan kegiatan pembuatan badan jalan.

Kemajuan tidak hanya terjadi di atas tanah, tetapi juga di atas badan jalan. Enam roda besar sebuah truck melintas di atas permukaan badan jalan tersebut, membawa koral yang akan menjadi material dalam proses pengerasan jalan. Itu adalah materi yang akan mengikat jejak harapan menjadi jalan yang kokoh dan nyaman bagi warga.
Selama perjalanan mereka melintasi badan jalan yang baru, warga akan menyaksikan harapan mereka yang terukir dalam jejak ini menjadi kenyataan. Ini adalah lebih dari sekadar pembangunan jalan; ini adalah jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Transformasi perkebunan karet menjadi akses kemajuan adalah bukti bahwa dengan tekad dan semangat, kita bisa mengubah apa yang dulu hanyalah impian menjadi kenyataan yang indah.
Perehaban Mushola, Harapan dan Keinginan Terukir dalam Atap yang Kuat

Proses perehaban mushola adalah saat harapan dan keinginan warga mulai terwujud dalam bentuk konkret. Rangkaian besi baja ringan yang terangkai pada atap mushola adalah simbol perubahan, yang akan menjadikan mushola ini lebih nyaman saat beribadah.
Atap yang kuat adalah perlambang perlindungan dan ketenangan. Warga akan merasakan kenyamanan dan kedamaian saat mereka berkumpul untuk beribadah. Ini adalah salah satu langkah pertama dalam memperbaharui mushola, yang akan menjadi tempat suci yang memancarkan kehangatan dan cinta.
Dentuman Palu, Simfoni Harapan RTLH dan Mimpi Rumah Layak Huni

Suara palu yang berdentum diiringi dengan tuk...tuk... adalah lagu keberhasilan yang dinyanyikan oleh satgas TMMD Kodim 1010/Tapin. Dengan setiap ayunan palu yang diayunkan, paku-paku menancap kuat, menyatukan batangan kayu menjadi lantunan indah di telinga Muridan, penerima manfaat RTLH. Di setiap palu yang ditancapkan, terukir harapan yang akan menjadi nyata, rumah yang layak huni untuk keluarganya.

Tumpukan batako yang semakin meninggi pada dinding rumah adalah tanda perjalanan panjang yang akan segera membuahkan hasil. Ini adalah harapan yang tinggi, yang semakin meninggikan harapan Pak Slamet, yang juga mendapatkan kesempatan untuk menerima manfaat dari program RTLH dalam kegiatan TMMD Ke-118. Rumah yang layak huni adalah lebih dari sekadar dinding dan atap; itu adalah rumah di mana kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga akan ditemukan.
Mengembangkan Kesejahteraan Melalui Pendidikan, Kesehatan, dan Kasih
TMMD Ke-118 bukan sekadar tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menjembatani kebutuhan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. TNI memberikan perhatian yang tulus kepada warga Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru dengan berbagai kegiatan yang memperkaya pengetahuan, meningkatkan kesehatan, dan memberikan bantuan sosial.

Penyuluhan menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan warga. Melalui kegiatan ini, mereka dapat memahami berbagai hal yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah investasi dalam masa depan mereka, membantu mereka untuk mengambil keputusan yang lebih bijak.

Pelayanan kesehatan gratis adalah bukti nyata dari perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat. TNI tidak hanya membangun jalan dan bangunan, tetapi juga memberikan perawatan kesehatan kepada mereka. Ini adalah langkah penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Bakti sosial adalah perpanjangan tangan kasih dari TNI kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah tindakan nyata yang membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan. Kebersamaan dan perhatian adalah inti dari kegiatan non fisik ini.
Tim Wasev dan Satgas TMMD Menyatu Demi Perubahan Positif

Dalam kegiatan TMMD Ke-118, kehadiran Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Kegiatan TMMD di bawah pimpinan Brigjen TNI Hamim Tohari, M.A. adalah suatu hal yang disambut dengan tulus oleh Dansatgas Kodim 1010/Tapin, Letkol Arh Pryoni Palebangan, dan seluruh satgas TMMD Kodim 1010/Tapin. Mereka hadir dengan niat tulus untuk berdedikasi dan komitmen kuat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru.
Ketika Tim Wasev hadir untuk meninjau setiap sasaran kegiatan TMMD, itu bukanlah sesuatu yang menakutkan, tetapi merupakan bagian dari semangat gotong royong dan komitmen untuk memberikan hasil terbaik. Dansatgas dan seluruh satgas TMMD membuka pintu dengan senang hati untuk menerima evaluasi dan saran yang akan memperbaiki pelaksanaan program.
Brigjen TNI Hamim Tohari, M.A. memberikan apresiasi yang tinggi untuk setiap sasaran kegiatan TMMD. Ia mengakui bahwa kegiatan TMMD di Kabupaten Tapin adalah tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga. Salah satu contohnya adalah pembangunan badan jalan yang menjadi penghubung antar desa dan jalan produksi untuk warga sekitar. Apresiasinya menguatkan semangat satgas TMMD dan warga.
Melihat progres yang telah dicapai di setiap sasaran kegiatan, Brigjen TNI Hamim Tohari, M.A. percaya bahwa semuanya akan terselesaikan sebelum penutupan TMMD. Ini adalah bukti bahwa dengan komitmen dan kerja keras, kita dapat mencapai hasil yang memuaskan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Jalur Perubahan, Satgas TMMD dan Jalan Menuju Harapan

Gilasan roda besi Vibro Roller yang menghampiri ujung jalan adalah simbol penutup dari perjuangan panjang dan keras satgas Kodim 1010/Tapin dalam mewujudkan mimpi dan harapan warga Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru. Jalan yang mereka rintis adalah lebih dari sekadar jalur fisik itu adalah jalan yang mempermudah mobilisasi dan membuka pintu untuk masa depan yang lebih cerah.
"Alhamdulillah, wahini sudah diulahakan bapak tentara, jalannya ligar, babatu. Nyaman pulang gasan membawa hasil gatahnya," ungkap seorang ibu yang merasakan dampak positif dari perubahan ini. Dalam kata-kata sederhana, dia merangkai rasa syukur dan kebahagiaan. Jalan yang nyaman adalah lebih dari sekadar kemudahan itu adalah kebebasan yang membawa hasil kebun karet dan membuka pintu untuk perkembangan ekonomi.
Pemasangan Kubah di Mushola TMMD Ke-118

Pemasangan kubah pada puncak atap kedua Mushola adalah puncak dari perjuangan yang luar biasa oleh satgas TMMD Kodim 1010/Tapin. Kubah ini bukan hanya menjadi bagian fisik bangunan, tetapi juga simbol perubahan yang akan menjadikan mushola tempat ibadah yang indah dan nyaman bagi warga.
Kubah adalah lambang keindahan dan kemakmuran. Ketika kubah ini dipasang, mushola akan menjadi lebih cantik, mengundang, dan menenangkan. Ini adalah bukti perhatian dan perjuangan satgas TMMD untuk mewujudkan harapan warga.
Merubah Warna, Merubah Hidup

Polesan cat yang dibuat oleh satgas TMMD Kodim 1010/Tapin bukan hanya sekadar merubah warna dinding, tetapi juga merubah kehidupan. Warna baru ini akan menjadi simbol baru bagi Muridan, Pak Slamet, dan keluarga-keluarga lainnya yang kini memiliki rumah yang lebih layak.
"Sampun seneng kulo, Pak, didamelaken griyo... terimakasih Bapak Tentara sampun didamelaken griyo, Alhamdulillah kulo sudah dibikinkan rumah," ucap syukur istri Pak Slamet. Dalam tangisan kebahagian yang tak terbendung, dia merasakan berkat yang luar biasa dari rumah baru ini.
Warna cat baru bukan hanya perubahan fisik; ini adalah perubahan yang membawa kebahagiaan, keamanan, dan harapan. Rumah yang baru adalah lebih dari sekadar bangunan; itu adalah tempat di mana keluarga akan bersama-sama, menciptakan kenangan, dan merayakan kehidupan.
30 Hari Perjuangan Pejuang Harapan TMMD Kodim 1010/Tapin

30 hari perjuangan yang telah dijalani oleh satgas TMMD Kodim 1010/Tapin adalah perjalanan menuju harapan bagi warga Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru. Ini adalah perjalanan yang penuh dedikasi, semangat, dan kerja keras untuk mewujudkan impian mereka.

Penutupan TMMD semakin sempurna dan membanggakan bagi Dansatgas dan anggota satgas Kodim 1010/Tapin. Kehadiran Letjen TNI Agus Subiyanto S.E., M.Si, Wakasad, adalah puncak dari perjuangan ini. Sang jendral hadir untuk menyaksikan hasil kerja keras mereka dan memberikan apresiasi atas dedikasi mereka.
30 hari perjuangan adalah bukti bahwa perubahan yang luar biasa dapat dicapai dalam waktu yang relatif singkat ketika kita bersatu dan bekerja dengan tekad kuat. Satgas TMMD telah menjadi pejuang harapan bagi warga Desa Kembang Habang Lama dan Desa Kembang Habang Baru, dan mereka telah membantu mengubah mimpi menjadi kenyataan.
Saat penutupan warga dan satgas Kodim 1010/Tapin dapat merayakan pencapaian mereka dengan bangga. Mereka telah memberikan hadiah berupa pembangunan fisik, perubahan rohani, dan perhatian kepada masyarakat. Ini adalah bukti bahwa dengan semangat gotong royong dan dedikasi, kita dapat menciptakan perubahan positif dalam komunitas kita.
