Skip to main content
x
.

Transformasi Desa Sangkanbuana Melalui TMMD Ke-121

Feature 
Oleh : Letkol Inf Armen. S.Ag., M.Tr(Han) (Dansatgas TMMD Reg Ke 121 Kodim 1610/Klungkung) 

 

Di sudut salah Desa yang berada di wilayah Kabupaten Klungkung, ada sebuah pemandangan yang mengisahkan perjuangan sehari-hari masyarakat: warga desa berbaris dengan jerigen di tangan, menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih. Terik matahari yang membakar, jalan berbatu yang terjal, dan beratnya jerigen yang mereka angkut, menggambarkan betapa beratnya tantangan yang mereka hadapi dalam memenuhi kebutuhan dasar yang sering dianggap sepele oleh banyak orang. Namun, di tengah-tengah kesulitan yang melingkupi kehidupan sehari-hari mereka, muncul sebuah harapan baru yang menyinari desa tersebut. 

Air, yang merupakan elemen fundamental dalam kehidupan sehari-hari, menjadi barang berharga yang sulit didapatkan oleh warga Desa Ped dan sekitarnya. Proses pengangkutan air yang panjang dan melelahkan menjadi rutinitas yang harus dijalani oleh mereka untuk memastikan setiap rumah memiliki pasokan air yang memadai. Hal ini menimbulkan berbagai masalah, mulai dari kesulitan dalam kegiatan domestik hingga dampak negatif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 

Namun, ada secercah harapan di tengah kesulitan ini. Dalam kegiatan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) ke-121 Tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Kodim 1610/Klungkung, pembuatan sumur bor menjadi salah satu kegiatan tambahan yang diusung. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga mendukung program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Ksad) terkait dengan penyediaan air bersih bagi masyarakat. 

.
Sumur bor yang menjadi salah satu kegiatan tambahan TMMD 

Pembuatan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi masalah air bersih yang dihadapi oleh warga. Dengan adanya sumur bor, akses terhadap air bersih akan menjadi lebih mudah dan memadai, mengurangi ketergantungan pada sumber air yang terbatas dan proses pengangkutan yang melelahkan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Klungkung, khususnya di di Kecamatan Klungkung ,  Kecamatan Dawan dan di Banjar Nyuh Kukuh, Desa Ped Kecamatan Nusa Penida yang menjadi lokasi dibuatnya sumur bor. 

 

Pembangunan Infrastruktur yang Mengubah Lanskap Desa  

Setiap tetes keringat yang dikeluarkan oleh anggota Satgas TMMD dan masyarakat lokal telah membuahkan hasil yang signifikan. Jalan lingkar yang baru dibangun dengan panjang 206,5 meter dan lebar bervariasi, kini berdiri tegak, menyambut setiap langkah warga dengan kemudahan aksesibilitas yang lebih baik. Jalan ini bukan hanya sekadar jalur transportasi, tetapi simbol dari usaha kolektif yang menyatukan tentara dan masyarakat dalam upaya membangun masa depan yang lebih cerah.  

.

Pembangunan senderan juga merupakan bagian penting dari kegiatan TMMD Ke-121. Senderan ini memiliki volume 302,1975 m³, panjang 113,15 meter, tinggi bervariasi antara 1,65 meter hingga 4 meter, dan ketebalan 20 centimeter. Pembuatan senderan bertujuan untuk mengatasi masalah tanah longsor yang sering terjadi di area rawan, serta memperkuat stabilitas tanah. Dengan adanya senderan ini, diharapkan infrastruktur yang ada dapat terlindungi dengan baik dan memberikan rasa aman bagi warga setempat.  

  

Sasaran Tambahan: Memperbaiki Kehidupan dan Kesehatan  

.

Salah satu penerima manfaat kegiatan RTLH

Selain kegiatan utama, TMMD Ke-121 juga mencakup sasaran tambahan yang sangat penting. Salah satunya adalah rehabilitasi 1 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rehabilitasi ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi hunian yang tidak layak, dengan fokus pada perbaikan struktur bangunan dan fasilitas dasar. Dengan adanya rehabilitasi RTLH, diharapkan keluarga yang kurang mampu dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman.  

Pembuatan 3 MCK (Mandi Cuci Kakus) juga memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan sanitasi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Setiap MCK yang dibangun menjadi lambang dari komitmen untuk mengatasi masalah kesehatan dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik.  

 

Kegiatan Non-Fisik: Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan  

Selain fokus pada pembangunan fisik, TMMD Ke-121 juga melibatkan kegiatan non-fisik yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga. Penyuluhan ini mencakup berbagai topik yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.  

Salah satu topik penyuluhan adalah kesehatan dan sanitasi. Melalui penyuluhan ini, warga mendapatkan informasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta pencegahan penyakit. Penyuluhan ini sangat relevan dengan adanya pembuatan MCK, yang bertujuan untuk meningkatkan fasilitas sanitasi di desa.  

.
Salah satu kegiatan non fisik

Topik lain dalam penyuluhan adalah manajemen sumber daya. Warga diajarkan cara yang efisien dalam mengelola sumber daya lokal, seperti penggunaan air dan pengelolaan limbah. Ini sejalan dengan pembuatan sumur bor yang akan meningkatkan akses terhadap air bersih, dan membantu mengurangi ketergantungan pada sumber air yang terbatas.  

Pelatihan keterampilan praktis juga menjadi bagian dari penyuluhan, dengan tujuan untuk membantu warga meningkatkan keterampilan mereka dalam berbagai bidang, seperti pertanian, kerajinan tangan, dan pengelolaan usaha kecil. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu warga dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.  

Pendidikan dan kesadaran hukum juga merupakan topik penting dalam penyuluhan. Warga diberikan informasi mengenai hak-hak dan kewajiban mereka, serta hukum dan peraturan yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sadar dan berdaya, serta memperkuat rasa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.  

 

Kebersamaan dan Antusiasme: Kekuatan Kolaborasi  

Namun, keberhasilan TMMD Ke-121 tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan penyuluhan. Kebersamaan dan antusiasme warga dalam mendukung kegiatan ini merupakan faktor kunci dari pencapaian tersebut. Warga Lingkungan Sangkanbuana menunjukkan semangat luar biasa dalam membantu Satgas TMMD, terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan. Kerja sama ini mempercepat penyelesaian kegiatan dan mempererat hubungan antara tentara dan masyarakat.  

.
Gotong royong dan kemanunggalan

Dukungan aktif dari masyarakat tidak hanya mempercepat proses pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif. Melalui partisipasi aktif ini, warga tidak hanya mendapatkan manfaat langsung dari hasil pembangunan, tetapi juga merasa memiliki andil dalam proses perbaikan lingkungan dan kualitas hidup mereka.  

.
Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika dalam pembukaan TMMD Ke-121

Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika dalam pembukaan TMMD Ke-121 mengungkapkan kekuatan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan kegiatan ini. “Kekuatan kolaborasi antara masyarakat dan Satgas TMMD adalah inti dari keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini. Kami percaya bahwa dengan bekerja bersama, tantangan besar dapat diatasi dan perubahan yang positif dapat diwujudkan. Partisipasi aktif dari masyarakat tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga memperkuat rasa komunitas dan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.  

Sementara itu, Pj Gubernur Bali Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Sang Made Mahendra Jaya, M.H., dalam wawancara terpisah, juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD Ke-121 di Kabupaten Klungkung. "Program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan. Semangat gotong-royong yang tercipta sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 1610/Klungkung, dan berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan," tuturnya dengan penuh keyakinan.

Dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, TMMD Ke-121 tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat.

  

Apresiasi dari Menteri dan Kasdam IX/Udayana 

.
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hartono, S.I.P.

Pada penutupan TMMD Ke-121, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Hartono, S.I.P. memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan dedikasi anggota Satgas. Dalam sambutannya, Brigjen Hartono mengungkapkan, "Saya sangat mengapresiasi seluruh usaha dan perjuangan anggota Satgas TMMD yang telah bekerja tanpa lelah untuk menyelesaikan kegiatan ini. Pencapaian ini adalah hasil dari kerja sama dan komitmen yang tinggi, baik dari pihak tentara maupun masyarakat." 

.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayog

elain itu, apresiasi juga disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga. Dalam kunjungannya untuk meresmikan program DRPPA di Kabupaten Klungkung, Bintang Puspayoga memuji pelaksanaan TMMD Ke-121. “Saya sangat mengapresiasi sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan kegiatan TMMD Ke-121 Tahun 2024. Kehadiran program ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun masyarakat yang sehat dan terhindar dari pengaruh narkoba. ”ungkapnya 

 

Dampak Positif dan Harapan Masa Depan  

.

Dengan selesainya TMMD Ke-121, diharapkan dampak positif dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Peningkatan infrastruktur, akses air bersih, dan fasilitas sanitasi akan berkontribusi pada perbaikan kualitas hidup warga. Selain itu, kebersamaan dan antusiasme yang telah ditunjukkan selama pelaksanaan TMMD juga memperkuat rasa komunitas dan kolaborasi antara warga dan pihak terkait.  

  

Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan komitmen yang tinggi, tantangan besar seperti akses air bersih dan kondisi hunian dapat diatasi dengan cara yang efektif. Kegiatan TMMD Ke-121 tidak hanya memberikan manfaat langsung melalui pembangunan fisik dan fasilitas, tetapi juga memberikan kontribusi penting dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat.  

  

Ke depan, diharapkan bahwa hasil dari TMMD Ke-121 dapat menjadi dasar untuk kegiatan-kegiatan pembangunan yang lebih lanjut, yang dapat terus meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Lingkungan Sangkanbuana dan sekitarnya semakin cerah.