Skip to main content
x
Peristiwa
Pencarian korban yang hanyut di Sungai Air Lelangi

Warga Desa Tanjung Harapan Digegerkan dengan Hanyutnya PHL PT AAUSE

Bengkulu Utara, Wartaprima.com - Seoarang warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara yang sehari-harinya bekerja sebagai PHL Perawat Jalan PT AAUSE, Pangihutan Manulu (38) hanyut di sungai Air Lelangi pada, Jum’at (12/10/18).

Kronologis kejadian, Pangihutan Manulu (38) bermaksud untuk pergi mengantar anaknya ke sekolah menuju tempat penjemputan bus sekolah PT AAUSE, dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vi-xion dengan nomor polisi, BD 6089 SO.

Sesampainya di Sungai Air Lelangi, melihat debit air tinggi sekitar 75 cm dari crossing, korban menurunkan anaknya dan menyebrang sendirian menggunakan sepeda motor miliknya. Setelah motor sampai diseberang, korban kembali menjemput anaknya dengan cara berjalan kaki. Namun sayang, ditengah-tengah crossing tersebut, dorongan air sangat deras dan korban jatuh tergelincir hingga terseret arus. Mengetahui hal tersebut, anak korban menanggis dan berlari menuju Camp Divisi II untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada ibunya dan warga yang tinggal di camp tersebut.

Mendengar teriakan anak korban tersebut, warga yang tinggal di camp geger dan segera menuju ke TKP untuk melakukan pencarian terhadap korban, dibantu dengan Personil Polsek Napal Putih dan Babinsa dari Koramil Ketahun.

Namun sayang, sampai saat ini korban belum juga ditemukan, warga dan karyawan PT AAUSE bersama dengan personil kepolisian dan TNI serta tim medis sekaligus masyarakat masih melakukan pencarian. [Nn]