Bentukkan Insan Berakhlak, Rutan Bengkulu Antusias Ikuti Program “Who Am I”
Bengkulu – Rutan Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan Pendidikan Moralitas yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bekerja sama dengan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI). Kegiatan ini mengusung tema “Who Am I” dengan tujuan membentuk aparatur pemasyarakatan yang berakhlak mulia, beretika, dan memiliki karakter berbudi pekerti luhur.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring dan diikuti dengan penuh antusias oleh jajaran Rutan Bengkulu. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga reflektif, mendorong peserta untuk mengenali jati dirinya, memahami perannya sebagai abdi negara, serta menanamkan nilai-nilai moral yang menjadi landasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando dalam keterangannya menekankan pentingnya pembinaan moralitas bagi seluruh jajaran pegawai. “Petugas pemasyarakatan memegang peran strategis dalam pembinaan warga binaan. Karena itu, karakter, akhlak, dan moralitas petugas harus lebih dulu kuat. Melalui pendidikan ini, kita diingatkan kembali siapa diri kita, apa tanggung jawab kita, dan bagaimana kita seharusnya bertindak sesuai nilai-nilai luhur bangsa,” ujar Yulian.
Materi “Who Am I” yang dipandu oleh fasilitator YPMBPBI memberikan ruang bagi peserta untuk merefleksikan diri. Peserta diajak memahami esensi keberadaan dirinya sebagai manusia sekaligus aparatur negara. Dari kesadaran tersebut, diharapkan lahir sikap kerja yang penuh integritas, disiplin, serta rasa tanggung jawab terhadap pelayanan publik, khususnya dalam bidang pemasyarakatan.
Yulian menambahkan, pembentukan moralitas pegawai merupakan langkah penting untuk menciptakan iklim kerja yang sehat, harmonis, dan produktif. “Moralitas adalah pondasi. Tanpa moralitas, keterampilan dan pengetahuan tidak akan memberi manfaat maksimal. Karena itu, kami berharap kegiata ini dapat membantu seluruh pegawai dalam mengasah kesadaran diri dan memperkuat karakter,” pungkas Yulian.
