DPRD Riau Harap Pemerintah Bisa Bersinergi Dalam Aktivitas Sekolah Tatap Muka
Wartaprima.com, RIAU- Setelah hampir setahun lamanya tidak diperbolehkan sekolah tatap muka, akhirnya pemerintah sepakat untuk membuka kembali aktivitas pembelajaran di sekolah di masa pandemi Covid-19.
Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati Rahmat, mengatakan, sekolah tatap muka ini didasari oleh adanya lost learning yang hampir setahun, ini tentunya sangat merugikan dunia pendidikan.
"Belajar virtual itu, ilmunya mungkin terserap, tapi nilai-nilai dari apa yang diajarkan tidak terserap dengan baik. Makanya dilakukan sekolah tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," terang Politisi PAN ini, Jumat (12/02/21).
Legislator Dapil Pekanbaru ini berharap supaya Pemerintah Pusat, Provinsi maupun kabupaten kota bisa bersinergi supaya bisa memberikan standar pelayanan minimal dalam hal sekolah tatap muka terbatas ini.
"Standar pelayanan minimal itu seperti pemakaian masker, jaga jarak, menghindari kerumunan, mungkin juga pemberian vitamin. Karena kan anak-anak ini sudah berinteraksi dengan teman sebaya, guru-guru dan orang-orang di sekolah lainnya," ungkapnya.
Disinggung apakah diperlukan adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) beberapa menteri dalam hal penyediaan fasilitas pelayanan ini, Ade menyebut hal itu cukup menjadi kebijakan masing-masing daerah.
"Saya rasa ini cukup jadi kebijakan masing-masing daerah, karena kan di pemerintah sudah mengeluarkan regulasi bagaimana daerah bisa merelokasi anggaran untuk penanganan covid ini," pungkasnya. (Adv)
