Skip to main content
x
Karutan Bengkulu

Rutan Bengkulu Gelar Sidang Nasihat Pra Nikah

KOTA BENGKULU - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu kembali menggelar Sidang Nasihat Pra Nikah bagi Pegawai Rutan Reza Pahlevi yang turut dihadiri oleh calon istri, Yunisti Qomariyah. Sidang yang digelar di Aula Rutan Bengkulu pada Senin (22/05) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Farizal Antony didampingi oleh Kasubsi Pengelolaan, Ganang Mahardiko dan Kasubsi Pelayanan Tahanan Medi Ihwandi.

Dalam kesempatan tersebut Karutan mengucapkan selamat kepada Reza yang akan segera melangsungkan pernikahannya pada awal Juni mendatang. Karutan juga menyampaikan sejumlah hal yang perlu diketahui oleh masing-masing pasangan khususnya calon istri yang nantinya akan menjadi pendamping seorang petugas pemasyarakatan.

"Saya ucapkan selamat kepada Reza dan calon istri yang akan segera melangsungkan pernikahan, semoga apa yang direncanakan dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan suatu apapun. Dalam kesempatan ini ada sejumlah hal yang perlu saya sampaikan terutama kepada calon istri terkait tugas dan tanggung jawab dari calon suami sebagai petugas pemasyarakatan. Perlu untuk diketahui bahwasannya tugas dan tanggung jawab dari seorang petugas pemasyarakatan sangat berbeda dengan ASN pada umumnya. Dimana setiap petugas pemasyarakatan memiliki tanggung jawab terhadap kondisi keamanan dan ketertiban rutan maupun warga binaan di dalamnya. Mengingat tugas dan tanggung jawab tersebut bukan tidak mungkin sewaktu-waktu tenaga Reza dibutuhkan kendati dalam kondisi lepas piket atau hari libur. Hal ini penting untuk dipahami oleh calon istri agar nantinya tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari," terang Karutan.

Selanjutnya Karutan juga menyampaikan sejumlah nasihat terkait hal-hal penting yang dapat membantu masing-masing pasangan dalam mengarungi rumah tangga. Salah satunya adalah dengan saling memahami tugas dan tanggung jawab serta memenuhi sekaligus melaksanakan hak dan kewajiban masing-masing pasangan. Dengan saling memahami dan memenuhi hal-hal tersebut, lanjut Karutan Insyah Allah akan mempermudah dalam mengarungi biduk rumah tangga.

"Hal penting yang harus kita jadikan prinsip dalam mengarungi rumah tangga adalah saling percaya dan saling memahami apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab serta apa yang menjadi hak dan kewajiban dari masing-masing pasangan. Untuk itu perlu adanya komunikasi antara suami maupun istri agar hal tersebut dapat terpenuhi sehingga rumah tangga dapat berjalan dengan baik dan rukun," ujar Karutan.