Skip to main content
x
Pemerintah bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pangan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa di Nusa Tenggara Timur

Wartaprima.com, Jakarta - Pemerintah pusat bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto, kementerian dan lembaga terkait dikerahkan ke wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara cepat dan merata. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan serta menjamin keselamatan warga dalam situasi darurat.

Melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), pihak Istana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo terus memantau perkembangan penanganan bencana di NTT. Penanganan darurat diarahkan pada prioritas keselamatan jiwa, penyediaan tempat pengungsian yang layak, serta pemulihan fasilitas publik secara bertahap. Koordinasi terpusat dilakukan agar seluruh unsur pemerintah dapat bergerak secara terpadu dan responsif di lapangan.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi pengiriman 253 ton logistik ke wilayah NTT. Bantuan tersebut meliputi obat-obatan, tenda pengungsian, selimut, dan perlengkapan keluarga yang disalurkan secara bertahap ke sejumlah titik terdampak. Distribusi dilakukan melalui jalur udara dan laut guna mengatasi tantangan akses geografis serta memastikan bantuan dapat diterima masyarakat.

Selain bantuan logistik, pemerintah juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turun langsung ke lokasi pengungsian untuk menyerahkan bantuan berupa 6.800 ton beras cadangan pemerintah. Bantuan pangan tersebut ditujukan ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Flores, Alor, Manggarai, Ngada, dan Sikka, untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan bagi warga selama masa tanggap darurat.

Koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam penanganan bencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan negara hadir di tengah kondisi krisis. Dengan mengedepankan keselamatan masyarakat, distribusi bantuan yang terarah, serta koordinasi yang solid, pemerintah berharap proses pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak di NTT dapat berjalan secara bertahap dan efektif. (**)