Skip to main content
x
Pemdes Bayung Gelar Musdes Pertanggungjawaban APBDes 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi

Pemdes Bayung Gelar Musdes Pertanggungjawaban APBDes 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi

Kepahiang, Wartaprima.com – Pemerintah Desa Bayung, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, sebelumnya telah melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Pertanggungjawaban Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan pendapatan lainnya. Kegiatan tersebut digelar pada 29 Desember 2025 di balai desa setempat.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Bayung kepada wartawan, Senin (02/03/2026). Ia menjelaskan, Musdes dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, perwakilan Kecamatan Seberang Musi, pendamping desa, pengurus BUMDes, tokoh masyarakat, serta unsur lembaga desa lainnya.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Desa memaparkan secara rinci laporan realisasi kegiatan sepanjang tahun 2025, yang meliputi:

  • Pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa, seperti peningkatan jalan lingkungan melalui pembangunan rabat beton, pembuatan plat duiker, serta pembangunan jembatan sebagai sarana penunjang fasilitas umum.

  • Program pemberdayaan masyarakat.

  • Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada keluarga penerima manfaat sesuai ketentuan pemerintah.

  • Operasional pemerintahan desa serta dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan dan kelembagaan desa.

Laporan pertanggungjawaban tersebut disampaikan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran kepada masyarakat.

“Musdes ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk pertanggungjawaban pemerintah desa kepada masyarakat. Pengelolaan dana harus tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kepala Desa.

Ia menambahkan, melalui forum Musyawarah Desa, Pemdes Bayung berkomitmen menjaga keterbukaan informasi publik serta memastikan setiap kebijakan pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, khususnya pada sektor infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi warga di tengah keterbatasan anggaran.

Dengan dilaksanakannya Musdes ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat terus terjalin guna mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.

(Jonata)