Skip to main content
x
Politik
Usai foto bersama dengan para narasumber

Pemetaan Seni dan Budaya dalam Rangka Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Wartaprima.com - Acara Pemetaan Kekayaan Budaya Daerah Sebagai Perekat Kesatuan Bangsa dan Stabilitas Politik Dalam Negeri, dalam rangka Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa, yang dilaksanakan di Hotel Santika, Sawah Lebar, Ratu Agung, Bengkulu pada, Senin (19/11/18).

Peserta kegiatan dialog pemetaan kekayaan budaya daerah sebagai perekat kesatuan bangsa dan stabilitas politik dalam negeri ada sebanyak 50 orang, terdiri dari Keban Kesbangpol Provinsi se-Sumatera, Kepala dinas provinsi yang membidangi budaya se Provinsi Bengkulu, pejabat OPD di lingkungan Provinsi Bengkulu, para akademisi dan budayawan tokoh adat dan para tamu undangan.

Acara tersebut dalam menyambut Pemilu 2019 dan Pilpres 2019 nanti untuk memperoleh hasil yang dilakukan dengan mengidentifikasi data kekayaan budaya daerah di Sumatera dan selanjutnya data tersebut akan diolah melalui dialog/seminar dengan melibatkan pemerintah, pemerintah daerah Sumatra, pakar/akademisi dan budayawan.

"Kita harus mempresentasikan seni dan budaya di Provinsi Bengkulu menjadi tingkat nasional untuk kedepannya," kata dirjen politik dan pemerintahan umum saat penyampaian pembukaannya.

Sumatra merupakan pulau terbesar ke-6 di dunia yang kaya akan hasil bumi dan alam. Kegiatan pemetaan ini ditujukan untuk mengidentifikasi dan menggali nilai-nilai budaya di Sumatera, baik yang sifatnya memperkokoh maupun yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

"Maka dari itu kita bangkitkan seni dan budaya di Indonesia ini dan jadikan Indonesia merdekat, dan masyarakat agar tidak terlepas dari nilai-nilai tradisi dan budaya yang turun temurun dari generasi ke generasi," ungkap dirjen politik dan pemerintahan umum

Adapun beberapa narasumber yang telah hadir dalam acara tersebut, yaitu Dr Ir Pamuji Lestari Asisten Deputi Warisan Budaya Kemenko PMK, Drs Sarwit Sarwono Akademisi Universitas Bengkulu, dan Drs HS Effendi Ketua Badan Masyarakat Adat Provinsi Bengkulu. [Sy]